Anisa Rahma dan Suami Bantah Terima Untung dari Kasus Umrah Hanania
Anisa Rahma Bantah Terima Untung dari Kasus Hanania

Anisa Rahma dan Suami Diperiksa sebagai Saksi Kasus Umrah Hanania

Jakarta, Kompas.com - Penyanyi Anisa Rahma dan suaminya, Anandito Dwis, menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya pada Jumat (12/6/2026) terkait kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group. Keduanya membantah tuduhan menerima keuntungan sepihak dari perusahaan tersebut, dan justru mengungkap fakta sebaliknya.

“Kami membawa atau mengajak dengan biaya kami sendiri dengan lima keluarga, ada anak-anak kami juga. Dan itu pun menggunakan biaya kami sendiri, totalnya mungkin sekitar Rp 100 juta,” ungkap Dito usai pemeriksaan. Pasangan ini menjelaskan bahwa skema kerja sama mereka dengan Hanania pada 2023 adalah barter konten untuk dua orang.

Klarifikasi Pasangan Anisa Rahma

Anisa Rahma dan Anandito Dwis memberikan klarifikasi terkait keterlibatan mereka dengan Hanania Group. Mereka menegaskan tidak pernah menerima keuntungan finansial dari perusahaan travel umrah tersebut. Sebaliknya, mereka justru mengeluarkan biaya pribadi untuk perjalanan ibadah umrah bersama keluarga besar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Kami tidak pernah mendapatkan uang atau fasilitas gratis dari Hanania. Semua biaya perjalanan kami tanggung sendiri,” tegas Anisa Rahma. Pasangan ini mengaku hanya menjalin kerja sama barter konten, di mana mereka mempromosikan layanan Hanania di media sosial sebagai imbalan paket umrah untuk dua orang.

Skema Barter Konten yang Disalahpahami

Menurut penjelasan Dito, kerja sama dengan Hanania Group bersifat barter konten. Mereka mendapatkan dua paket umrah gratis sebagai imbalan untuk membuat konten promosi. Namun, karena ingin mengajak anggota keluarga lain, mereka memutuskan untuk membiayai sendiri perjalanan tambahan tersebut.

“Total biaya yang kami keluarkan untuk perjalanan umrah bersama keluarga mencapai sekitar Rp 100 juta. Itu semua dari kantong pribadi kami,” jelas Dito. Pasangan ini berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman di masyarakat.

Proses Hukum Berjalan

Pemeriksaan terhadap Anisa Rahma dan suaminya merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan penipuan umrah yang melibatkan Hanania Group. Polda Metro Jaya terus mendalami peran masing-masing pihak dalam kasus ini. Anisa dan Dito berjanji akan kooperatif dalam proses hukum yang berjalan.

“Kami siap membantu kepolisian untuk mengungkap kebenaran. Kami juga berharap kasus ini segera selesai dan keadilan ditegakkan,” ucap Anisa Rahma. Pasangan ini mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada promosi perjalanan ibadah yang mencurigakan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga