Dua Anak Korban Prostitusi Karaoke di Jakbar Berasal dari Lampung dan Bogor
Korban Prostitusi Anak Jakbar dari Lampung dan Bogor

Polisi menggerebek tempat karaoke di Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terkait dugaan praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur. Dari puluhan orang yang diamankan, dua di antaranya merupakan anak berinisial F (17) dan S (16) yang berasal dari Lampung dan Bogor.

Pengakuan Kasat Res PPA dan PPO

Kasat Res PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Nunu Suparmi, mengonfirmasi bahwa kedua anak tersebut berasal dari Lampung dan Bogor. "Anak-anak tersebut kami amankan itu berasal dari Lampung dan dari Bogor," ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat (15/5/2026).

22 Orang Diamankan dengan Berbagai Peran

Nunu menjelaskan bahwa total 22 orang diamankan dalam penggerebekan yang dilakukan pada Sabtu dini hari pukul 01.00 WIB. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari kasir karaoke, lady companion (LC), hingga muncikari. "Kami mengamankan sebanyak 22 orang dengan berbagai peran di situ. Ada LC, ada mucikari, dan ada lagi kasir. Saat ini kami sudah menahan lima orang tersangka," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Lima Tersangka Ditetapkan

Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu direktur tempat karaoke berinisial EW, kasir SY, serta tiga orang yang diduga sebagai muncikari: RM alias Mami Maya, RH alias Mami Sonia, dan NN alias Mami Nina.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Penindakan dipimpin oleh Kasatres PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nunu Suparmi pada Sabtu (9/5) sekitar pukul 01.00 WIB. "Benar, intinya di karaoke tersebut ada prostitusi. Tempat kejadian perkara di karaoke dan bar di Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat," kata Wisnu.

Wisnu menambahkan bahwa dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan belasan wanita, dua di antaranya masih berusia anak. "Eksploitasi terhadap 19 orang, dua di antaranya anak di bawah umur inisial S (17) dan F (16)," imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga