Balita 4 Tahun di Kediri Tewas Diduga Dianiaya Nenek Sendiri
Kasus tragis menimpa seorang balita berinisial MAM (4) di Kota Kediri, Jawa Timur, yang menjadi sorotan publik setelah korban meninggal dunia dengan luka lebam di sekujur tubuhnya. Diduga kuat, penganiayaan tersebut dilakukan oleh neneknya sendiri, seorang perempuan berinisial S (64), yang sehari-hari bertugas mengasuh cucunya itu.
Motif Penganiayaan Akibat Ketidakpatuhan
Kasatreskrim Polres Kediri Kota, Achmad Elyasarif Martadinata, mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat pelaku merasa kesal karena korban dan cucunya yang lain tidak mematuhi perintah untuk makan dan tidur siang. Dalam kondisi emosi yang tidak terkendali, S diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap balita malang tersebut.
"Akibat kekerasan tersebut, korban akhirnya meninggal dunia," tegas Achmad dalam keterangan resminya, seperti dilansir dari Kompas.com pada Jumat (17/4/2026).
Alat yang Digunakan dalam Penganiayaan
Berdasarkan penyelidikan awal, pelaku menggunakan benda-benda keras dalam aksi penganiayaan tersebut. Gagang sapu dan pipa paralon menjadi alat yang dipakai untuk memukul balita berusia empat tahun itu, menyebabkan luka lebam parah yang berujung pada kematian.
Insiden ini terjadi di lingkungan keluarga, di mana seharusnya anak mendapatkan perlindungan dan kasih sayang. Polisi masih mendalami motif lebih lanjut serta kemungkinan adanya faktor lain yang memicu tindakan kekerasan dari nenek terhadap cucunya sendiri.
Kasus ini mengingatkan pentingnya pengawasan dan perlindungan anak, terutama dalam pengasuhan sehari-hari. Masyarakat diimbau untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan pada anak dan segera melaporkan jika menemukan indikasi serupa kepada pihak berwajib.



