Jakarta - Prestasi gemilang ditorehkan oleh Iptu Esterlina Titiheryu, seorang binaragawati yang juga menjabat sebagai Kapolsek Baguala di Kota Ambon, Maluku. Dalam kejuaraan binaraga tingkat Asia, NPC Regional TNT Global Classic Malaysia 2026 yang digelar di Johor Bahru, Malaysia, ia berhasil menyabet tiga medali sekaligus.
Raihan Medali di Ajang Asia
Polwan berpangkat inspektur satu ini berhasil mempersembahkan medali emas di kategori Women's Physique. Tak hanya itu, ia juga meraih medali perak di dua kategori lainnya, yaitu Women's Figure dan Women's Wellness. Prestasi ini menunjukkan kemampuan luar biasa Esterlina di panggung internasional.
Apresiasi dari Wakapolri
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Esterlina. "Seorang Kapolsek tidak hanya dituntut mampu menjaga stabilitas kamtibmas di wilayahnya, tetapi juga harus menjadi teladan dalam disiplin, semangat hidup sehat dan prestasi," ujar Komjen Dedi dalam keterangan pada Kamis (14/5/2026).
Kejuaraan tersebut diikuti Esterlina pada Minggu (10/5). Komjen Dedi, selaku Pembina Utama Komite Olahraga Polri (KOP), terus mendorong pembinaan anggota-anggota polisi yang memiliki bakat di bidang olahraga. "Apa yang diraih Iptu Esterlina membuktikan bahwa personel Polri mampu menjalankan tugas negara sekaligus berprestasi di tingkat internasional," tegasnya.
Dukungan Polri untuk Atlet Berbakat
Komjen Dedi menekankan keseriusan KOP dalam mengembangkan potensi dan bakat olahraga para Bhayangkara. Tujuannya adalah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga Indonesia. "Polri akan terus memberikan dukungan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi olahraga. Pembinaan harus dilakukan secara sportif, profesional, dan berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet-atlet Polri yang membanggakan," ucap Komjen Dedi.
Prestasi Esterlina menjadi inspirasi bagi anggota Polri lainnya untuk terus mengembangkan diri dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga. Dengan semangat dan dedikasi, ia membuktikan bahwa tugas sebagai aparat penegak hukum tidak menghalangi untuk meraih prestasi di kancah internasional.



