KOMPAS.com - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengaku belum puas setelah tampil pada partai pertama melawan Kanada di fase grup Uber Cup 2026. Dalam laga yang berlangsung di Horsens, Denmark, Sabtu (25/4/2026), Putri KW harus mengakui keunggulan wakil Kanada, Michelle Li.
Perjuangan Putri KW di Lapangan
Putri KW sempat membuka harapan setelah merebut gim pertama dengan skor 21-16. Namun, ia kehilangan kendali permainan pada dua gim berikutnya dan akhirnya kalah 11-21, 16-21. Meskipun demikian, perjuangannya di lapangan patut diacungi jempol.
Analisis Kekalahan
Menurut pengamat, kekalahan Putri KW disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, tekanan dari lawan yang bermain agresif di gim kedua dan ketiga. Kedua, kesalahan sendiri yang sering terjadi saat poin kritis. Putri KW sendiri mengakui bahwa ia perlu meningkatkan konsistensi permainan.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Putri KW untuk tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya. Ia bertekad untuk memperbaiki kelemahan dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
Respons Tim Bulu Tangkis Indonesia
Pelatih tim bulu tangkis Indonesia memberikan dukungan penuh kepada Putri KW. Mereka yakin bahwa pemain muda ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Dukungan dari rekan setim juga menjadi motivasi tambahan bagi Putri KW.
Dengan semangat pantang menyerah, Putri KW siap bangkit dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di turnamen Uber Cup 2026. Publik Indonesia pun berharap ia dapat meraih hasil positif di pertandingan mendatang.



