3 Akademisi PTKIN Masuk Top 20 Peneliti Versi AD Scientific Index
3 Akademisi PTKIN Masuk Top 20 Peneliti AD Scientific Index

Tiga akademisi dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berhasil menembus jajaran 20 besar peneliti Indonesia versi AD Scientific Index. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa riset di lingkungan PTKIN terus berkembang dan diakui secara nasional maupun internasional.

Daftar Akademisi PTKIN yang Masuk Top 20

Ketiga akademisi tersebut berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mereka masing-masing menempati posisi ke-8, ke-15, dan ke-19 dalam pemeringkatan yang dirilis oleh AD Scientific Index.

Kriteria Pemeringkatan

AD Scientific Index menggunakan berbagai indikator untuk menilai produktivitas dan dampak penelitian para akademisi. Indikator tersebut meliputi jumlah publikasi ilmiah, sitasi, indeks h, dan kontribusi dalam kolaborasi riset global. Ketiga akademisi PTKIN ini dinilai unggul dalam semua metrik tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak bagi Dunia Akademik

Pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi akademisi lain, khususnya di lingkungan PTKIN, untuk terus meningkatkan kualitas riset. Rektor UIN Sunan Kalijaga menyatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan dukungan institusi dalam mengembangkan budaya riset. Selain itu, pengakuan ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan peneliti dari berbagai negara.

Profil Singkat Ketiga Akademisi

  • Akademisi 1 (UIN Sunan Kalijaga): Spesialisasi di bidang sains Islam dan teknologi, telah menerbitkan puluhan artikel di jurnal internasional bereputasi.
  • Akademisi 2 (UIN Malang): Fokus pada riset interdisipliner yang menggabungkan studi keislaman dengan isu-isu kontemporer seperti lingkungan dan ekonomi.
  • Akademisi 3 (UIN Jakarta): Dikenal dengan penelitiannya di bidang pendidikan Islam dan pengembangan kurikulum berbasis teknologi.

Keberhasilan ini juga menempatkan PTKIN sebagai salah satu institusi riset terdepan di Indonesia. Para akademisi berharap pemerintah dan pemangku kepentingan terus mendukung riset melalui pendanaan dan fasilitas yang memadai.

AD Scientific Index merupakan pemeringkatan global yang mengukur kinerja peneliti berdasarkan data dari berbagai basis data ilmiah. Masuknya tiga akademisi PTKIN ke dalam top 20 peneliti Indonesia menunjukkan bahwa riset di bidang keagamaan pun mampu bersaing di kancah internasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga