Kemenag Buka Simulasi TOEFL, TOAFL, dan Tes Skolastik Gratis untuk Umum
Kemenag Buka Simulasi TOEFL, TOAFL, Tes Skolastik Gratis

Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengikuti simulasi tes kemampuan bahasa Inggris (TOEFL), bahasa Arab (TOAFL), dan tes skolastik secara gratis. Program ini merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam menghadapi persaingan global.

Simulasi Gratis untuk Semua Kalangan

Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kemenag, Ahmad Zayadi, menjelaskan bahwa simulasi ini terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. "Kami ingin memberikan akses seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin mengukur kemampuan akademik mereka sebelum mengikuti tes resmi," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Simulasi TOEFL dan TOAFL akan menguji kemampuan listening, structure, dan reading comprehension. Sementara tes skolastik mencakup penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, dan pemahaman bacaan. Peserta dapat memilih salah satu atau mengikuti ketiganya secara bersamaan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jadwal dan Cara Pendaftaran

Pendaftaran simulasi dibuka mulai 14 Mei hingga 31 Mei 2026. Peserta hanya perlu mengakses laman resmi Kemenag di simulasi.kemenag.go.id dan mengisi formulir pendaftaran. Setelah mendaftar, peserta akan mendapatkan tautan untuk mengakses simulasi yang dapat dikerjakan secara daring kapan saja selama periode tersebut.

"Kami tidak memungut biaya sepeser pun. Ini adalah bentuk komitmen Kemenag dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," tegas Zayadi. Hasil simulasi akan langsung ditampilkan setelah peserta menyelesaikan tes, lengkap dengan skor dan analisis kemampuan.

Manfaat Simulasi bagi Peserta

Simulasi ini diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan diri untuk tes resmi yang sering menjadi syarat melanjutkan studi, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, hasil simulasi dapat menjadi bahan evaluasi diri untuk meningkatkan kemampuan akademik.

"Banyak siswa atau mahasiswa yang belum pernah mencoba tes semacam ini. Dengan simulasi, mereka bisa tahu gambaran soal dan manajemen waktu," tambah Zayadi. Kemenag juga menyediakan modul latihan tambahan yang dapat diunduh secara gratis.

Program simulasi gratis ini merupakan agenda tahunan Kemenag yang selalu mendapat respons positif. Tahun lalu, lebih dari 50.000 peserta mengikuti simulasi serupa. Kemenag berharap jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan.

Bagi masyarakat yang berminat, segera daftarkan diri melalui laman resmi Kemenag. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan akademik secara gratis.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga