UNAIR Siapkan Fasilitas Lengkap untuk 16.672 Peserta UTBK 2026
Universitas Airlangga (UNAIR) telah mengumumkan kesiapannya untuk menjadi tempat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada tahun 2026. Sebanyak 16.672 peserta akan diwadahi di kampus ini, dengan fasilitas yang disiapkan secara komprehensif untuk mendukung kelancaran ujian.
Fasilitas yang Disediakan untuk Mendukung UTBK
UNAIR menyediakan berbagai fasilitas untuk memastikan peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan optimal. Fasilitas ini mencakup ruangan ujian yang dilengkapi dengan komputer berkualitas tinggi, jaringan internet yang stabil, serta sistem pendingin ruangan untuk kenyamanan selama ujian berlangsung. Selain itu, kampus juga menyiapkan area istirahat dan toilet yang memadai bagi peserta.
Pengawasan ketat diterapkan di setiap ruangan ujian untuk mencegah kecurangan. Tim pengawas terdiri dari staf dan dosen UNAIR yang telah dilatih khusus, dengan dukungan teknologi pemantauan seperti CCTV dan perangkat lunak anti-kecurangan.
Strategi UNAIR dalam Mengatasi Praktik Joki
Praktik joki atau penggunaan peserta pengganti dalam UTBK menjadi perhatian serius bagi UNAIR. Untuk mengatasi hal ini, universitas telah mengimplementasikan sistem verifikasi identitas yang ketat. Setiap peserta harus melalui proses pemeriksaan dokumen asli, seperti kartu identitas dan foto, sebelum memasuki ruangan ujian.
"Kami berkomitmen untuk menjaga integritas ujian dengan langkah-langkah pencegahan yang robust," tegas pihak UNAIR. Sistem biometrik, seperti pemindaian sidik jari atau pengenalan wajah, juga dipertimbangkan untuk diterapkan guna memastikan keaslian identitas peserta.
Dampak Positif bagi Peserta dan Lingkungan Kampus
Dengan menjadi tuan rumah UTBK, UNAIR tidak hanya memberikan kontribusi pada sistem pendidikan nasional, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi calon mahasiswa. Peserta dapat merasakan atmosfer akademik kampus sejak dini, yang diharapkan dapat memotivasi mereka dalam persiapan masuk perguruan tinggi.
Persiapan ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga pendidikan, untuk memastikan semua aspek teknis dan administratif berjalan lancar. UNAIR optimistis bahwa penyelenggaraan UTBK di kampusnya akan berjalan sukses dan bebas dari kecurangan.



