Gunung Semeru di Jawa Timur dilaporkan mengalami empat kali erupsi pada Rabu (1/7/2026). Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, letusan tertinggi menghasilkan kolom abu setinggi 1 kilometer di atas puncak gunung yang berada pada ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Kronologi Erupsi
Erupsi pertama terjadi pada pagi hari, diikuti oleh letusan-letusan berikutnya. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menyatakan bahwa erupsi kedua terjadi pukul 08.14 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak. Informasi ini dikutip dari Antara.
Status dan Imbauan
Status Gunung Semeru saat ini berada pada Level III (Siaga). Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak. Imbauan ini dikeluarkan untuk mengantisipasi potensi bahaya dari erupsi susulan maupun aliran lava.
Dampak dan Kewaspadaan
Meskipun belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan, pihak berwenang terus memantau aktivitas gunung. Masyarakat di sekitar lereng Semeru diminta tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas lapangan. Pos Pengamatan Gunung Semeru akan terus memperbarui informasi perkembangan aktivitas vulkanik.



