Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), telah memutuskan nasib uang sayembara sebesar Rp 250 juta yang sebelumnya dijanjikan untuk menemukan Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya, YTR (29). Uang tersebut akan diserahkan kepada korban, YTR, dalam bentuk deposito.
Sayembara Berakhir, Pelaku Ditangkap Polda Jabar
Dedi Mulyadi menyatakan bahwa sayembara yang digelar untuk menemukan pelaku kebiadaban terhadap YTR, yang dikenal dengan nama Vita Taufik Hidayat, telah berakhir. Pelaku kejahatan tersebut berhasil ditangkap oleh Polda Jawa Barat. "Kami sampaikan bahwa sayembara siapa yang menemukan pelaku kebiadaban terhadap yaitu Vita Taufik Hidayat akan diberikan uang Rp 250 juta, sayembara itu sudah berakhir dan pelaku kejahatan tersebut ditangkap oleh Polda Jabar," kata Dedi dilansir detikJabar, Kamis (25/6/2026).
Setelah koordinasi dengan Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan, Dedi Mulyadi memastikan bahwa uang Rp 250 juta akan diberikan kepada korban dalam bentuk deposito. Hal ini dilakukan karena Taufik Hidayat ditangkap oleh tim gabungan dari Polda Jabar, bukan oleh individu atau kelompok yang mengikuti sayembara. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk menyerahkan uang tersebut kepada korban.
Deposito Diserahkan pada Hari Bhayangkara
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa dia telah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar, dan Kapolda menyarankan agar dana Rp 250 juta diserahkan kepada keluarga korban. "Selanjutnya saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar dan Kapolda menyarankan dana Rp 250 juta itu diserahkan pada keluarga korban. Dan saya menyerahkannya dan dibuatkan sertifikat deposito senilai Rp 250 juta," ucapnya.
Deposito tersebut rencananya akan diserahkan langsung kepada keluarga korban pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara. "Selanjutnya pada tanggal 1 Juli 2026, bersamaan dengan Hari Bhayangkara kami akan menyerahkan sertifikat deposito Bank Jabar senilai Rp 250 juta," ujar Dedi. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi korban yang mengalami kekerasan.



