Mantan Menteri Perindustrian Venezuela, Alex Saab, yang dikenal sebagai sekutu dekat presiden terguling Nicolas Maduro, kembali dideportasi ke Amerika Serikat. Langkah ini merupakan deportasi kedua bagi Saab atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan di AS.
Pernyataan Pemerintah Venezuela
"Langkah deportasi ini diambil dengan mempertimbangkan fakta bahwa warga negara Kolombia tersebut terlibat dalam berbagai kejahatan di Amerika Serikat, sebagaimana diketahui publik dan telah dilaporkan," demikian pernyataan administrasi imigrasi Venezuela, dikutip dari AFP pada Minggu (17/5/2026).
Latar Belakang Alex Saab
Saab, seorang pengusaha kelahiran Kolombia, memiliki hubungan erat dengan pemerintah Venezuela pada tahun-tahun terakhir kepemimpinan tokoh sayap kiri Hugo Chavez (1999-2013). Ia kemudian mengelola jaringan impor yang luas untuk pemerintahan Maduro.
Ia dituduh bertindak sebagai kaki tangan dan pencuci uang untuk Maduro dan pemerintahannya. Sebagai imbalan, Saab diberikan kewarganegaraan Venezuela dan paspor diplomatik.
Riwayat Penangkapan
Saab pertama kali ditangkap di Tanjung Verde pada tahun 2020 atas tuduhan pencucian uang dan korupsi. Ia kemudian diekstradisi ke Amerika Serikat pada tahun berikutnya. Kini, ia kembali dideportasi ke AS untuk menghadapi proses hukum lebih lanjut.



