Anggota DPRD Pandeglang Polisikan Pengusaha atas Dugaan Penipuan Rp 400 Juta
DPRD Pandeglang Lapor Polisi soal Penipuan Rp 400 Juta

Anggota DPRD Pandeglang, Miftahul Farid Sukur, resmi melaporkan seorang pengusaha ke Kepolisian Resor Pandeglang atas dugaan penipuan yang merugikannya hingga Rp 400 juta. Laporan tersebut diterima pada Rabu, 6 Mei 2026.

Kronologi Penipuan

Farid menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada tahun 2024 ketika terlapor meminjam uang untuk modal usaha granit. Pinjaman tersebut dijanjikan akan dikembalikan dalam waktu satu minggu hingga satu bulan. Namun, hingga batas waktu yang disepakati, uang tersebut tidak kunjung dikembalikan secara penuh.

"Kronologisnya waktu itu terlapor minjam modal untuk usaha granit dengan janji satu minggu sampai satu bulan. Tetapi sampai saat ini, uang tersebut belum dikembalikan," ungkap Farid di Mapolres Pandeglang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Upaya Penagihan

Farid mengaku telah melakukan upaya penagihan secara langsung bersama teman-temannya sebanyak puluhan kali. Namun, terlapor tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

"Saya sudah berupaya menagihnya langsung bersama dengan teman, sudah puluhan kali, tapi nyatanya tidak ada jawaban pasti. Makanya saya ingin bagaimana dibawa ke Polres bisa diselesaikan persoalan ini," katanya.

Akibat penipuan ini, Farid mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta lebih, karena terlapor hanya mampu membayar secara cicilan. "Sisa masih di atas Rp 200 juta," tutur Farid. Ia mengambil langkah hukum agar tidak ada korban selanjutnya.

Tanggapan Polisi

KBO Satreskrim Polres Pandeglang, Iptu Beni Sukirman, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Farid. Polisi akan melakukan pendalaman untuk menentukan apakah peristiwa tersebut memenuhi unsur pidana.

"Setelah adanya laporan ini, kita akan menelusuri, mendalami pelaporan ini, apakah ada peristiwa pidana atau tidak, terpenuhi unsurnya atau tidak, akan melakukan penyelidikan tentang peristiwa yang dilaporkan," kata Beni.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga