Jakarta - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, kembali terseret dalam pusaran hukum. Kali ini, nama suami Nagita Slavina itu disebut-sebut dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Menanggapi hal tersebut, Raffi Ahmad pun menggandeng advokat senior Hotman Paris Hutapea untuk memberikan pendampingan hukum.
Kemunculan Nama Raffi dalam Persidangan
Nama Raffi pertama kali mencuat dalam persidangan dengan terdakwa Pimpinan Blueray Cargo (Grup) John Field dan kawan-kawan yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jumat (5/6). Dalam sidang itu, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanyakan kepada saksi Sri Pangestuti alias Tuti selaku Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) terkait permintaan pengiriman laptop dan iPhone 17 dari Amerika Serikat ke Indonesia. Permintaan tersebut disampaikan oleh Yohanes, asisten pribadi John Field, saat Raffi mengunjungi Kantor Blueray Cargo di AS.
"Ibu pernah diminta bantuan untuk, ini ada di chat komunikasi WA (WhatsApp) ibu, ibu pernah diminta bantuan untuk mengirimkan laptop sama iPhone dari Amerika Serikat?" tanya jaksa dalam persidangan. Tuti membenarkan komunikasi antara dirinya dengan Yohanes, namun ia mengklaim enggan memenuhi permintaan tersebut.
BAP dan Keterangan Saksi
Nama Raffi juga tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Yohanes. Hal ini sempat ditanyakan jaksa dalam persidangan pada Rabu (20/5). "Di BAP Nomor 108, ini ada titipan kargo di Bali atas nama Raffi Ahmad melalui Nelwan pegawai Blueray Jakarta perwakilan Amerika Serikat. Dia ada nitip laptop sama hp, bagaimana ini saksi?" tanya jaksa. Yohanes menjelaskan bahwa Nelwan merupakan Kepala Divisi Blueray Cargo di AS. Saat itu, Raffi sedang berlibur dan menitipkan handphone iPhone 17 yang baru keluar untuk dibawa masuk ke Indonesia.
Konfirmasi KPK
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengonfirmasi bahwa nama Raffi disebut dalam perkara tersebut. "Betul, ada fakta saudara RA [Raffi Ahmad] itu menitip," kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6) malam. Meski demikian, Raffi membantah tuduhan keterlibatannya dalam dugaan korupsi importasi tersebut.
Hotman Paris Buka Suara
Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya @hotmanparisofficial, Hotman Paris menyebut bahwa kepergian Raffi ke Amerika Serikat tidak seorang diri, melainkan bersama selebritas lainnya seperti Ariel Noah, Desta, dan Gading Martin. Mereka saat itu mengunjungi restoran Awang Kitchen di New York City. "Tapi, kok tiba-tiba nama Raffi Ahmad oleh para oknum yang tidak suka, malah dia diviralkan, dibuat nistaan bahwa seolah-olah Rafi Ahmad terlibat dalam skandal impor Blueray cargo," ujar Hotman.
Hotman belum berbicara lebih lanjut ihwal terseretnya Raffi dalam kasus tersebut. Ia hanya menerangkan bahwa akan digelar konferensi pers pada Kamis (11/6) untuk memberikan klarifikasi. "Ketemu hari Kamis jam 02.00 siang di tempat yang akan ditentukan, Hotman dan Raffi Ahmad akan melakukan konferensi pers di Jakarta," ucapnya.
Pernyataan Raffi
Raffi Ahmad sendiri telah membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan sudah terbiasa disebut-sebut dalam permasalahan yang terjadi meskipun tidak pernah terlibat. "Oh ya, sudah biasa. Saya pernah dibawa nama pencucian uanglah, inilah. Tapi yang pasti kalau ini, saya tidak pernah ada transaksi dan tidak pernah memesan, menerima pun nggak," kata Raffi. Ia juga menambahkan bahwa klarifikasi lebih lanjut akan disampaikan pada konferensi pers bersama Hotman Paris.



