KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim Pendeta Norman Ambarita mengumumkan program bantuan langsung (DAP) dari Pemerintah Australia yang ditujukan untuk umat Kristen di Indonesia. Dalam narasi yang menyertai video tersebut, disebutkan bahwa bantuan tersebut disalurkan melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama (Kemenag).
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut ternyata merupakan hasil manipulasi yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Video tersebut bukanlah rekaman asli dari Pendeta Norman Ambarita, melainkan hasil rekayasa digital yang dibuat untuk menyebarkan informasi palsu.
Penyebaran Video di Media Sosial
Video yang mengklaim Pendeta Norman Ambarita mengumumkan bantuan DAP Australia ini dibagikan oleh beberapa akun Facebook. Akun-akun tersebut dapat ditemukan di tautan ini, ini, dan ini. Dalam setiap unggahannya, narasi yang disampaikan serupa, yaitu menginformasikan adanya bantuan langsung dari Pemerintah Australia untuk umat Kristen di Indonesia.
Tim Cek Fakta Kompas.com mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan bantuan atau program pemerintah. Pastikan untuk memverifikasi kebenaran informasi melalui sumber-sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut.



