Kementerian Sosial (Kemensos) mengajak Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) untuk berkolaborasi dalam memperkuat program pemberdayaan sosial guna mengentaskan kemiskinan. Sinergi ini dinilai sangat penting untuk mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat menerima audiensi GSN di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, pada Senin (27/4).
"Kemensos tidak bisa sendirian, ayo dengan GSN, PPUMI (berkolaborasi) untuk melanjutkan apa yang diperintahkan oleh Pak Presiden," ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).
Program Kampung Berdaya
Ia menjelaskan, saat ini Kemensos tengah menguatkan program pemberdayaan sosial, salah satunya melalui Kampung Berdaya Kemensos yang prototipenya dikembangkan di Jawa Tengah. Program ini menggandeng filantropi untuk memberdayakan ibu-ibu desa dalam memproduksi kerajinan berbahan eceng gondok.
Produk seperti tempat sampah dan kotak tisu kemudian dipasarkan hingga ke luar negeri, sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat. Agus Jabo menuturkan, program ini juga bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat agar tidak bergantung pada bantuan sosial.
"Mari kita berkolaborasi untuk memberdayakan masyarakat miskin menjadi mandiri," jelasnya.
"Kita diminta kolaborasi. Kita enggak ingin di bawah Pak Presiden ini masyarakat masih miskin. Mari kita bangkit bersama-sama," sambungnya.
Kolaborasi dengan GSN
Lebih lanjut, Agus Jabo menyambut baik rencana kolaborasi GSN, termasuk peluang kontribusi Kemensos dalam kegiatan yang akan digelar ke depan.
"Nanti kasih tahu saja format acaranya seperti apa, kontribusi Kemensos di acara juga nanti seperti apa, tetapi kalau boleh kami usul, kami minta satu slot acara misalnya paduan suara Sekolah Rakyat atau apa," tutur Agus Jabo.
Senada, Ketua GSN Letjen (Purn) Teguh Arief menyampaikan keinginannya untuk mengajak Kemensos bekerjasama dalam kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional yang rencananya digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Mei 2026 mendatang dengan tema 'Kebangkitan Terhadap Indonesia untuk Mewujudkan Generasi Emas Menuju Indonesia Emas 2045'.
"Kami mengajak Kementerian Sosial karena di Kementerian Sosial juga ada bidang pendidikan, yaitu Sekolah Rakyat," kata Arief.
Ia mengungkapkan, saat ini konsep acara masih dimatangkan dan akan dikoordinasikan dengan Hashim Djojohadikusumo serta Presiden Prabowo selaku Ketua Dewan Pembina GSN. Salah satu agenda yang direncanakan adalah pameran UMKM hingga pemberian bantuan kacamata gratis.
"Nanti di celah-celah itu ada bantuan dari presiden yang sudah disampaikan oleh presiden kepada kami adalah bantuan kacamata, kacamata pintar untuk orang tua," tutupnya.



