Istana untuk Anak Sekolah: Program Edukasi ke Istana Kepresidenan
Istana untuk Anak Sekolah: Edukasi ke Istana Kepresidenan

Program Istana untuk Anak Sekolah telah diikuti sekitar 5.000 siswa sejak 7 April 2026. Program ini memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengenal lebih dekat Istana Kepresidenan dan memahami sistem pemerintahan Indonesia.

Latar Belakang Program

Berdasarkan keterangan resmi dari Kementerian Sekretariat Negara, Istana untuk Anak Sekolah merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi generasi penerus bangsa. Tujuannya adalah membangun karakter, menumbuhkan wawasan kebangsaan, serta mendorong cita-cita setinggi mungkin dengan dilandasi rasa cinta kepada tanah air. Program ini menjadi pelengkap dari berbagai program pemerintah di bidang pendidikan.

Kegiatan dan Peserta

Melalui diskusi dan tanya jawab serta berkeliling ke berbagai sudut dan ruangan Istana Kepresidenan, para peserta diajak mengenal sejarah bangsa, memahami konsep-konsep pemerintahan, serta melihat secara langsung tempat-tempat penting dan memiliki nilai historis dalam proses penyelenggaraan pemerintahan negara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Program ini telah diikuti oleh siswa SMP dan SMA/SMK/sederajat yang datang tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga berbagai daerah lain di Indonesia. Sejumlah siswa SMA Taruna Nusantara terlihat berkunjung ke Istana Negara pada Kamis, 16 April 2026.

Cara Mendaftar

Program Istana untuk Anak Sekolah terbuka untuk siswa SMP dan SMA/SMK/sederajat di seluruh Indonesia. Satuan pendidikan atau sekolah yang ingin mengikuti program ini dapat mengajukan permohonan resmi kepada Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian Sekretariat Negara melalui alamat surel humas@setneg.go.id dan persuratan@setneg.go.id dengan subjek email: Istana untuk Anak Sekolah_[Nama Sekolah].

Informasi yang harus disertakan meliputi: rencana tanggal kunjungan, jumlah keseluruhan peserta (siswa dan pendamping), narahubung beserta nomor kontaknya, alasan kunjungan, profil sekolah, dan lampiran surat permohonan yang ditandatangani oleh pejabat berwenang.

Biro Humas Kemensetneg akan menghubungi lebih lanjut sekolah yang akan dijadwalkan untuk melakukan kunjungan. Penjadwalan akan disesuaikan dengan agenda resmi kenegaraan dan pemerintahan serta kapasitas ruangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga