Diplomasi Pendidikan Indonesia-Filipina Diperkuat Melalui Kolaborasi Kampus MNC University
KBRI Manila melalui Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) mulai memperkuat penetrasi pendidikan tinggi Indonesia di kawasan Asia Tenggara dengan menjajaki kolaborasi strategis bersama MNC University. Langkah ini bertujuan untuk memperluas kehadiran dan pengaruh institusi pendidikan nasional di Filipina, yang dianggap sebagai pasar potensial.
Pertemuan Strategis untuk Membuka Peluang
Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Manila, Nina Yulianti, melakukan courtesy meeting ke kampus MNC University di Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026. Pertemuan ini membahas peluang kerja sama pendidikan dan pengembangan pasar mahasiswa di Filipina. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor MNC University Dendi Pratama, didampingi Wakil Rektor I Bernadetta Kwintiana Ane, Ketua Program Studi Industry & Creative Iwan Gunawan, serta Direktur Kerja Sama Fenny Yutika Selly.
Dalam pertemuan tersebut, Nina Yulianti menilai Filipina sebagai pasar yang menjanjikan bagi perguruan tinggi Indonesia, terutama institusi yang memiliki keterkaitan kuat dengan sektor industri kreatif. “Tugas kami adalah menjadi jembatan bagi perguruan tinggi nasional untuk bertransformasi di level global,” ujar Nina. “MNC University memiliki DNA industri yang sangat kuat, dan kami melihat peluang besar bagi mereka untuk berkolaborasi dengan mitra-mitra strategis di Manila, baik dalam skema pertukaran mahasiswa maupun pengembangan kurikulum bersama.”
Fokus pada Pendidikan Berbasis Industri
MNC University merupakan perguruan tinggi yang lahir dari pengembangan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) MNC dan berada di bawah ekosistem MNC Group. Universitas ini mengusung pendekatan pendidikan berbasis industri dengan fokus pada kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja global. Hal ini sejalan dengan visi KBRI Manila untuk mendorong institusi pendidikan Indonesia yang relevan dengan kebutuhan pasar internasional.
Sinergi Diplomatik untuk Internasionalisasi
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mendalami implementasi kerja sama bilateral Indonesia–Filipina di bidang pendidikan tinggi dan industri kreatif sepanjang tahun 2026. Sejumlah agenda yang dibahas meliputi:
- Pemetaan regulasi pendidikan Filipina.
- Peluang pembukaan program internasional.
- Kolaborasi riset lintas negara.
Wakil Rektor I MNC University, Bernadetta Kwintiana Ane, menyambut positif dukungan KBRI Manila dan menilai sinergi diplomatik ini sebagai faktor penting dalam penguatan internasionalisasi kampus. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas mahasiswa internasional, tetapi juga memperkuat posisi pendidikan tinggi Indonesia sebagai pusat keunggulan di kawasan Asia Tenggara.
Dengan inisiatif ini, diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Filipina semakin diperkuat, membuka jalan bagi lebih banyak kolaborasi akademik dan pertukaran budaya di masa depan. Langkah strategis ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pendidikan nasional dan mempererat hubungan bilateral kedua negara.



