Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Luar Negeri Sugiono akan berangkat ke Iran untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Keduanya diutus langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai representasi resmi pemerintah dan rakyat Indonesia.
Rencana Keberangkatan ke Masyhad
Muzani mengumumkan rencana tersebut melalui akun Instagram resminya @ahmadmuzani2 pada Rabu, 7 Juli 2026. Ia menyatakan bahwa pemakaman akan digelar di Masyhad, Iran, pada Kamis, 9 Juli 2026. "Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei di Masyhad, Iran pada Kamis 9 Juli 2026," ucap Muzani.
Koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri
Muzani menambahkan bahwa rencana keberangkatan masih dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri. Kehadiran mereka merupakan bentuk duka cita resmi Indonesia. "Saat ini rencana keberangkatan sedang dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri. Kehadiran kami merupakan representasi resmi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang turut berduka cita atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei," ujar dia.
Pernyataan Menlu Sugiono
Sebelumnya, Sugiono telah mengungkapkan rencana menghadiri upacara pemakaman tersebut. Ia menyatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Iran mengenai waktu dan tempat. "Kemudian setelah itu kita juga berkoordinasi dan karena pemakaman itu akan dilaksanakan pada hari tanggal 9, Kamis rencananya," kata Sugiono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7). "Kita berencana akan hadir. Ini kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Karena seperti kita ketahui juga bahwa ada prosesi yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran," lanjut Sugiono.
Mewakili Indonesia di Tengah Duka Global
Kehadiran Muzani dan Sugiono diharapkan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran. Prosesi pemakaman Khamenei diperkirakan dihadiri jutaan orang dari berbagai negara, menunjukkan pengaruh besar mendiang pemimpin di kawasan Timur Tengah.



