Banten - Kepolisian Daerah Banten (Polda Banten) melaksanakan pengawalan dan pengamanan terhadap pemberangkatan sebanyak 15 ribu buruh dari wilayah Banten menuju peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Polda Banten memastikan bahwa belasan ribu buruh tersebut telah kembali dengan selamat dari Jakarta.
Penyebaran Titik Keberangkatan
Titik pemberangkatan buruh tersebar di sejumlah daerah, antara lain Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, dan Tangerang. Rombongan buruh tiba di Jakarta sekitar pukul 08.00 WIB.
"Total massa buruh yang berangkat ke Jakarta mencapai 15.090 orang dengan menggunakan 266 bus, 8 unit Elf, dan 1 kendaraan roda empat," ujar Kepala Bidang Humas Polda Banten, Komisaris Besar Maruli Ahiles Hutapea, pada Jumat (1/5/2026).
Pengawalan dan Pengamanan
Pengawalan dilakukan oleh personel dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), Direktorat Samapta (Ditsamapta), Satuan Brimob, serta Polsek jajaran. Tujuan pengamanan ini adalah memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta mengimbau peserta tetap tertib selama perjalanan dan acara berlangsung.
Kapolda Banten, Inspektur Jenderal Hengki, menyampaikan bahwa momentum Hari Buruh bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan juga pengingat akan pentingnya peran buruh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
"Selamat memperingati Hari Buruh Nasional 1 Mei 2026 kepada seluruh pekerja di Provinsi Banten. Buruh adalah pilar penting dalam pembangunan bangsa. Kami mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat komunikasi, dan membangun hubungan kerja yang harmonis demi kesejahteraan bersama," ujar Hengki.
Pengamanan di Kabupaten Serang
Sementara itu, Kapolres Serang, Ajun Komisaris Besar Andri Kurniawan, menyampaikan bahwa pengamanan berjalan sesuai rencana dan standar operasional prosedur (SOP). Di Kabupaten Serang, sekitar 3.878 buruh berangkat menuju Jakarta.
"Mulai dari pengawalan keberangkatan buruh, pengamanan kegiatan lokal, hingga pengaturan lalu lintas, semuanya berjalan lancar," ujar Andri.
Sebanyak 180 personel dikerahkan untuk pengawalan dari tiga titik pemberangkatan, yaitu Modern Cikande, PLN Cikande, dan PT Nikomas Gemilang, serta untuk pengamanan objek vital dan patroli wilayah.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh personel. Kami mengimbau agar kinerja profesional dan pelayanan kepada masyarakat terus dipertahankan," katanya.



