37 Tewas dalam Serangan Bandit di Nigeria Barat Laut
37 Tewas dalam Serangan Bandit di Nigeria

Sedikitnya 37 orang tewas dalam dua hari serangan bersenjata di Desa Dangulbi, distrik Tuteria, negara bagian Sokoto, Nigeria barat laut. Serangan itu dilakukan oleh kelompok bersenjata bermotor yang oleh warga setempat disebut sebagai bandit, menurut laporan keamanan dan keterangan warga yang dikutip AFP.

Kronologi Serangan

Laporan keamanan yang disiapkan untuk PBB dan dilihat AFP menyebutkan, para penyerang lebih dulu menyerbu Desa Dangulbi pada Minggu, 31 Mei 2026. Dalam serangan pertama itu, sedikitnya 17 orang tewas dan sejumlah toko dijarah oleh kelompok bersenjata tersebut.

Serangan kedua terjadi pada hari berikutnya, Senin, 1 Juni 2026, menewaskan 20 orang lainnya. Total korban jiwa mencapai 37 orang dalam dua hari penyerangan. Kelompok bandit yang menggunakan sepeda motor ini dilaporkan menembaki warga secara acak dan membakar beberapa rumah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak dan Respon

Serangan ini menambah panjang daftar kekerasan yang terjadi di Nigeria barat laut, di mana kelompok bandit sering melakukan penculikan, perampokan, dan pembunuhan. Warga setempat hidup dalam ketakutan dan meminta pemerintah meningkatkan keamanan di daerah tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Nigeria mengenai insiden ini.

Insiden ini juga menyoroti lemahnya penegakan hukum di wilayah terpencil Nigeria, di mana kelompok bersenjata dapat bergerak bebas. Masyarakat internasional mendesak Nigeria untuk mengambil tindakan tegas terhadap kelompok bandit yang meresahkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga