Waketum Gerindra Berduka, Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran
Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran

Jakarta - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh meninggal dunia dalam kebakaran di rumahnya di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengungkapkan duka mendalam dan mengenang Haerul sebagai sosok yang cerdas dan penuh perhatian.

Kenangan Mendalam Habiburokhman

Habiburokhman menceritakan pengalamannya bersama Haerul Saleh saat mengikuti pelatihan kaderisasi Partai Gerindra menjelang Pemilu 2014. Mereka satu kamar dan Haerul selalu menunjukkan kepedulian dengan menawarkan bantuan. "Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014 satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu," ujar Habiburokhman.

Sebelum menjabat sebagai anggota BPK RI, Haerul Saleh merupakan anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Gerindra. Habiburokhman, yang juga Ketua Komisi III DPR RI, mendoakan almarhum diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT. "Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Karier Haerul Saleh

Berdasarkan informasi dari laman resmi BPK, Haerul Saleh menjabat sebagai anggota DPR sejak 2014. Ia pernah duduk di Komisi XI, Badan Legislasi (Baleg), dan Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI. Ia mewakili daerah pemilihan Sulawesi Tenggara.

Pada 19 April 2022, Haerul terpilih sebagai Anggota IV BPK RI. Dalam posisi ini, ia bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, khususnya di bidang pangan, sumber daya alam, dan infrastruktur. Ia memimpin Auditorat Utama Keuangan Negara IV (AKN IV) untuk memastikan akuntabilitas instansi pemerintah dan BUMN terkait.

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat

Kebakaran dilaporkan oleh warga sekitar pukul 07.53 WIB. Rumah Haerul Saleh berlokasi di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Ketua RT setempat segera meminta bantuan pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran. Diduga, kebakaran berasal dari cairan kimiawi yang mudah terbakar.

Jenazah Haerul Saleh rencananya akan dimakamkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga