Polemik muncul terkait rencana kedatangan kapal pesiar MV Hondius yang dilaporkan mengalami wabah hantavirus di atas kapal. Presiden Wilayah Kepulauan Canary di Spanyol, Fernando Clavijo, secara tegas menolak keputusan Pemerintah Spanyol yang mengizinkan kapal tersebut berlabuh di wilayahnya.
Penolakan Tegas Clavijo
Dalam wawancara dengan radio Onda Cero pada Rabu (6/5/2026), Clavijo menyatakan, dirinya tidak bisa menerima keputusan tersebut. "Saya tidak bisa mengizinkan kapal itu masuk ke Canary," ujarnya dengan tegas.
Kekhawatiran akan Penyebaran Virus
Keputusan ini diambil setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan indikasi penularan hantavirus dari orang ke orang di kapal tersebut. Hantavirus dikenal sebagai penyakit yang dapat menyebabkan sindrom paru-paru hantavirus (HPS) yang berpotensi fatal.
Pemerintah Spanyol sebelumnya memberikan izin bagi MV Hondius untuk berlabuh di Kepulauan Canary sebagai bagian dari prosedur karantina. Namun, Clavijo menganggap langkah ini berisiko tinggi bagi kesehatan masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari operator kapal pesiar maupun pemerintah Spanyol terkait penolakan tersebut. Situasi ini masih terus dipantau oleh otoritas kesehatan setempat.



