Iran Gantung Pria yang Diduga Bekerja Sama dengan Mossad
Iran Eksekusi Mati Pria Kerja Sama dengan Mossad

Otoritas Iran telah melaksanakan hukuman mati terhadap seorang pria yang terbukti bersalah bekerja sama dan terlibat dalam praktik spionase untuk badan intelijen Israel, Mossad. Eksekusi ini merupakan yang terbaru dari serangkaian hukuman mati yang dilakukan oleh Iran sepanjang tahun ini, terutama terkait kasus keamanan setelah pecahnya perang melawan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.

Proses Hukum dan Eksekusi

Otoritas kehakiman Iran, seperti dilansir AFP pada Selasa (26/5/2026), menyatakan bahwa hukuman gantung dilaksanakan pada hari yang sama setelah vonis mati terhadap Gholamreza Khani Shekarab dikuatkan oleh Mahkamah Agung. Situs web Mizan Online milik otoritas kehakiman Iran melaporkan, "Gholamreza Khani Shekarab telah dieksekusi mati atas tuduhan kerja sama intelijen dan spionase untuk rezim Zionis." Eksekusi dilakukan dengan metode gantung, yang merupakan praktik umum di Iran.

Peran Shekarab dalam Mossad

Mizan Online menggambarkan Shekarab sebagai "salah satu pemimpin operasional Mossad di luar negeri yang berupaya merekrut individu-individu di dalam negeri" untuk "aksi anti-keamanan". Dalam laporannya, disebutkan bahwa "pada akhirnya, dalam operasi yang kompleks dan menggunakan taktik penipuan intelijen, terdakwa dipandu masuk ke negara ini dan ditangkap." Shekarab ditahan oleh pasukan intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Shekarab ditugaskan oleh Mossad "untuk melakukan perjalanan ke salah satu negara di kawasan itu dengan tujuan mengidentifikasi dan mempersiapkan landasan untuk pembunuhan seorang rabi Yahudi, untuk menuduh Iran melakukan tindakan anti-Yahudi." Tidak diketahui secara pasti kapan Shekarab ditangkap atau dijatuhi hukuman mati.

"Akhirnya, setelah meninjau kasus tersebut dan setelah proses hukum dan konfirmasi hukuman di Mahkamah Agung, terdakwa dieksekusi mati dengan hukuman gantung pagi ini," sebut Mizan Online pada Selasa (26/5) waktu setempat.

Eksekusi Lainnya di Iran

Sebelumnya, pada Senin (25/5), Iran mengeksekusi mati seorang pria lain yang dinyatakan bersalah melakukan serangan bersenjata selama unjuk rasa antipemerintah yang marak pada Januari lalu. Sehari sebelumnya, pada Minggu (24/5), Teheran menghukum gantung seorang pria bernama Mojtaba Kian yang dituduh melakukan spionase selama perang melawan AS dan Israel. Ini menjadi eksekusi mati pertama terkait pelanggaran spionase selama perang.

Menurut kelompok HAM Amnesty International, Iran telah melakukan eksekusi mati dengan jumlah tertinggi kedua di dunia setelah China.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga