Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kemunculan Siklon Tropis Mekkhala berkategori 3 di perairan Filipina, negara tetangga Indonesia. Siklon ini diperkirakan memberikan dampak tidak langsung terhadap sejumlah perairan di Indonesia dalam 24 jam ke depan, hingga 23 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.
Perkembangan Siklon Tropis Mekkhala
Menurut keterangan resmi BMKG yang diterbitkan Senin (22/6/2026), Siklon Tropis Mekkhala berkembang dari bibit siklon tropis 92W yang mulai memasuki wilayah monitoring TCWC Jakarta pada 19 Juni 2026 pukul 19.00 WIB. Bibit siklon ini mencapai intensitas siklon tropis pada 20 Juni 2026 pukul 01.00 WIB.
Siklon tersebut saat ini berada di Laut Filipina dan diperkirakan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 25 km per jam. Kekuatan angin maksimum siklon kategori 3 ini mencapai 155 km per jam. BMKG memprediksi siklon akan menguat menjadi kategori 4 dalam 24 jam ke depan, dengan kekuatan angin diperkirakan mencapai 175 km per jam. Meskipun bergerak menjauhi Indonesia, dampak tidak langsung tetap dirasakan.
Dampak Gelombang di Perairan Indonesia
BMKG menyebutkan bahwa Siklon Tropis Mekkhala memberikan dampak tidak langsung terhadap perairan di wilayah Indonesia. Dalam 24 jam ke depan hingga 23 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, gelombang kategori sedang dengan tinggi 1,25-2,5 meter diperkirakan terjadi di beberapa perairan, yaitu:
- Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud,
- Laut Maluku,
- Samudra Pasifik utara Maluku,
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya.
Masyarakat di wilayah pesisir sekitar perairan tersebut diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran dan perikanan.
Klasifikasi Siklon Tropis
Sebagai informasi, siklon tropis dibagi dalam lima kategori berdasarkan kecepatan angin maksimumnya. Kategori 1 merupakan yang terendah, sedangkan kategori 5 adalah yang tertinggi dan paling destruktif. Siklon Mekkhala saat ini berada pada kategori 3 dan diprediksi naik ke kategori 4.
BMKG terus memantau perkembangan siklon ini dan akan memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG atau menghubungi kantor BMKG terdekat.



