Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya muncul ke publik setelah dievakuasi dari sebuah acara akibat insiden penembakan. Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump menyebut bahwa menjadi presiden AS adalah pekerjaan yang sangat berbahaya.
Komentar Trump soal Bahaya Jabatan Presiden
Dalam pernyataannya, Trump bercanda bahwa jika ia tahu jabatan presiden begitu berbahaya, mungkin ia tidak akan mencalonkan diri. Namun, ia menegaskan siap menghadapi risiko tersebut. "Saya di sini untuk melakukan pekerjaan. Ini berbahaya, saya tidak bisa membayangkan ada profesi yang lebih berbahaya. Tapi saya mencintai negara ini," ujar Trump dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu, 26 April 2026.
Pelaku Diduga Lone Wolf
Trump mengungkapkan bahwa pelaku penembakan yang diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31) diduga merupakan 'lone wolf' atau bekerja sendiri. "Mereka tampaknya berpikir dia adalah serigala tunggal. Dan saya juga merasakan hal itu," kata Trump. Ia menambahkan bahwa aparat penegak hukum terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Detail Insiden Penembakan
Presiden AS menjelaskan bahwa tersangka menyerang dari jarak sekitar 50 yard atau 46 meter dari ballroom tempat acara berlangsung. Trump menegaskan bahwa ruangan acara sangat aman. "Jadi dia sangat jauh dari ruangan," ujarnya. Namun, belum jelas bagaimana pria bersenjata itu bisa masuk ke lokasi acara. Trump memuji respons cepat Secret Service dan mengaku telah berbicara dengan agen yang tertembak, yang kondisinya telah membaik. "Sangat mengesankan," pujinya.
Seruan untuk Persatuan
Trump menyebut peristiwa penembakan itu justru menyatukan bangsa. Ia mengatakan bahwa acara makan malam tahunan bersama jurnalis merupakan simbol kebebasan di AS. "Saya meminta agar seluruh warga Amerika berkomitmen kembali dengan sepenuh hati dan menyelesaikan perbedaan kita secara damai. Ada Republikan, Demokrat, independen, konservatif, liberal, dan progresif. Kata-kata itu dapat saling menggantikan," ucapnya. Trump menegaskan bahwa perbedaan harus diselesaikan secara damai.



