Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Lemparan Bom Molotov di Jakut
Ibu Bonceng Anak Korban Bom Molotov di Jakut

Insiden Pelemparan Bom Molotov di Koja

Seorang ibu yang tengah membonceng anaknya mengalami teror pelemparan botol diduga bom molotov di wilayah Koja, Jakarta Utara, pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa ini terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @jakut.info.

Dalam rekaman, korban terlihat mengendarai sepeda motor melewati sebuah gang sempit. Di lokasi tersebut, empat orang pria sedang duduk dan mengobrol. Tak lama setelah korban melintas, salah satu pelaku melemparkan botol menyala yang diduga bom molotov ke arah korban. Lemparan itu membuat korban panik dan terjatuh dari sepeda motor. Warga yang sedang berkumpul di sekitar lokasi langsung berusaha mengejar pelaku.

Kronologi dan Dampak Kejadian

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa kejadian berlangsung di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. “Saat kejadian, korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar, kemudian terkena dampak pelemparan tersebut hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar,” ujar Budi kepada wartawan pada Selasa (23/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Beruntung, korban dan anaknya selamat dari insiden ini, meskipun mengalami luka ringan akibat terjatuh. Kebakaran pada dashboard sepeda motor berhasil dipadamkan oleh warga sekitar.

Langkah Polisi dan Penyelidikan

Polsek Koja segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti, termasuk pecahan botol molotov. Polisi juga telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku. Dari hasil sementara, pelaku diduga berjumlah empat orang.

“Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, termasuk mendalami motif kejadian,” kata Budi. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera melapor.

Reaksi Publik dan Imbauan

Video kejadian yang viral di media sosial memicu kecaman dari warganet. Banyak yang mengecam aksi brutal para pelaku yang tidak segan-segan membahayakan ibu dan anak. Polisi mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi berjanji akan menangkap para pelaku secepatnya dan mengungkap motif di balik aksi pelemparan bom molotov tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga