Komisi I DPR Minta Prioritaskan Keselamatan Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Komisi I DPR Minta Prioritaskan Keselamatan Prajurit di Lebanon

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya anggota TNI yang bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL), Praka Rico Pramudia (31), akibat serangan Israel di Lebanon. Ia meminta pemerintah untuk memprioritaskan keselamatan prajurit menyusul kembali gugurnya pasukan perdamaian di Lebanon.

Penghormatan untuk Prajurit yang Gugur

Dave Laksono menegaskan bahwa bangsa Indonesia kembali kehilangan putra terbaik yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian dunia memerlukan keberanian, keteguhan, dan pengorbanan luar biasa. Prajurit TNI telah menunjukkan komitmen Indonesia dalam mengemban amanah internasional demi stabilitas dan perdamaian global.

Dave menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada prajurit yang gugur serta keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, pengorbanan pasukan perdamaian merupakan bagian dari sejarah bangsa yang menegaskan konsistensi Indonesia memperjuangkan perdamaian dunia. Setiap langkah prajurit di medan tugas mencerminkan keberanian dan keteguhan hati, sekaligus memperkuat tekad seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga amanah perdamaian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Prioritaskan Keselamatan Prajurit

Dave juga mendorong pemerintah untuk lebih memprioritaskan keselamatan prajurit. Ia meminta pemerintah memperkuat pengamanan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap kebijakan terkait. Di tengah eskalasi konflik yang semakin kompleks, keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama.

Komisi I DPR RI mendorong pemerintah, Kementerian Pertahanan, dan TNI untuk memperkuat sistem pengamanan, meningkatkan dukungan logistik, serta memperkuat koordinasi dengan pasukan perdamaian PBB. Evaluasi menyeluruh terus dilakukan agar setiap kebijakan berorientasi pada perlindungan personel sekaligus menjaga kepentingan nasional.

Komitmen Internasional Indonesia

Terkait wacana pemulangan pasukan, Dave menilai Indonesia harus tetap konsisten dengan komitmen internasionalnya. Kehadiran prajurit Indonesia di UNIFIL merupakan bagian dari diplomasi pertahanan yang menegaskan peran aktif Indonesia di panggung global. Setiap keputusan akan ditempuh dengan penuh kehati-hatian, berlandaskan pada keselamatan prajurit dan kepentingan bangsa, sekaligus memastikan kontribusi Indonesia tetap bermakna bagi stabilitas kawasan.

Bangsa Indonesia berduka, namun tetap teguh. Gugurnya prajurit TNI di Lebanon bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan penegasan bahwa Indonesia hadir dengan keberanian dan komitmen nyata dalam menjaga perdamaian dunia.

Kronologi Gugurnya Praka Rico Pramudia

Seorang anggota TNI yang menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) gugur akibat serangan di Lebanon. Praka Rico Pramudia (31) sempat dirawat usai terluka parah akibat serangan pada akhir bulan lalu. UNIFIL menyesalkan wafatnya Kopral Rico Pramudia yang terluka parah akibat ledakan proyektil di pangkalan tempatnya bertugas di Adchit Al Qusayr pada malam 29 Maret.

UNIFIL mengabarkan Praka Rico tutup usia dalam menjalani perawatan di rumah sakit di Beirut akibat luka-luka yang dialaminya. UNIFIL menyampaikan dukacita kepada pihak keluarga Rico dan Indonesia. UNIFIL menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman Kopral Pramudia serta Tentara Nasional Indonesia dan Pemerintah serta rakyat Republik Indonesia atas kehilangan yang tragis dan tak tergantikan ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga