Ledakan Kembang Api Hebohkan Warga Prambanan, Ternyata Acara Prewedding
Ledakan Kembang Api di Prambanan Ternyata Prewedding

Warga di sekitar kompleks Candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, digemparkan dengan bunyi ledakan besar berulang kali pada Rabu (24/6) malam. Kembang api yang menerangi langit di sekitar candi ternyata bukan peristiwa kriminal, melainkan bagian dari sesi foto dan video prewedding.

Kapolsek Konfirmasi Prewedding Berizin

Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan bahwa ledakan dan kembang api tersebut adalah kegiatan pengambilan foto dan video pranikah atau prewedding. Menurutnya, kegiatan itu sudah mengantongi izin dan diawasi aparat keamanan. Namun, ia tidak merinci identitas pasangan calon pengantin maupun asal daerah mereka, apakah dari Jawa Tengah, Yogyakarta, atau luar wilayah.

"Itu untuk prewedding ambil foto dan video. Saat kegiatan juga diawasi, semua sesuai prosedur dan aturan yang ada," ujar Nyoto, Kamis (25/6) dikutip dari detikJateng.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kepala Desa Tlogo: Lokasi di Luar Candi

Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Raksono, juga mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut berasal dari kembang api untuk acara prewedding. Ia menegaskan bahwa lokasi peluncuran bukan di dalam Taman Wisata Candi Prambanan, melainkan di luar area tersebut.

"Itu acara pengambilan foto dan video prewedding. Arahnya ke taman (taman wisata candi Prambanan), tapi sebenarnya di luar," katanya.

Raksono menjelaskan bahwa lokasi awal peluncuran direncanakan di dekat lapangan futsal timur TWC di RT 19 Desa Tlogo. Namun, karena padat penduduk dan mendapat komplain warga, lokasi dipindahkan ke utara dekat Mandala Wisata, tepatnya di lahan kosong. Tidak ada laporan kerusakan akibat kegiatan tersebut.

"Dikomplain warga ternyata pindah ke utara di dekat Mandala wisata, di lahan kosong. Tidak ada laporan kerusakan," terang Raksono.

Warga Kaget, Kaca Bergetar

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.39 WIB. Video ledakan viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Merapi_News. Dalam unggahan, terdengar bunyi ledakan bersahutan dan langit tampak merah. Warga sempat berhamburan keluar rumah karena kaget.

Utomo (50), warga sekitar Candi Prambanan, mengaku kaget karena dentuman sangat keras. "Dikira bukan kembang api karena kerasnya dentuman sehingga keluar rumah. Kaca sampai bergetar," katanya kepada detikJateng.

Setelah keluar rumah, warga baru mengetahui bahwa itu adalah kembang api. Utomo menuturkan bahwa baru kali ini ledakan kembang api sebesar itu terjadi, bahkan lebih besar dari acara-acara sebelumnya. Ia merekam lebih dari lima kali ledakan.

"Baru kali ini, biasanya jika ada acara tidak sebesar ini suaranya. Tidak ada kerusakan rumah, saya sempat merekam mungkin lebih dari lima kali," ungkap Utomo.

Ia menambahkan bahwa suara ledakan terdengar hingga Kalasan, Sleman. Lokasi peluncuran berada di sebelah timur Candi Prambanan, bukan di dalam area wisata.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga