Anggota Parlemen Iran: Selat Hormuz Tak Kembali ke Pra-Perang
Selat Hormuz Tak Kembali ke Pra-Perang

Anggota parlemen senior Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi sebelum perang. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Kedua Parlemen Iran, Ali Nikzad, kepada kantor berita semi-resmi Mehr News Agency, seperti dilansir Al Jazeera pada Minggu (26/4/2026).

Pernyataan Tegas dari Parlemen Iran

"Kami sama sekali tidak akan mengembalikan Selat Hormuz ke keadaan sebelumnya, karena ini adalah perintah dari Pemimpin Revolusi Islam," tegas Ali Nikzad. Pernyataan ini menegaskan sikap keras Iran di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dampak Blokade terhadap Pasokan Energi Global

Sejak perang yang diprakarsai oleh AS dan Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, Teheran telah mempertahankan kendali penuh atas Selat Hormuz. Blokade angkatan laut Amerika yang diberlakukan pada 13 April semakin memperparah situasi, menghantam pasokan energi global, terutama di kawasan Asia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar sepertiga dari total perdagangan minyak dunia. Gangguan di selat ini berpotensi memicu lonjakan harga energi dan krisis pasokan di berbagai negara.

Upaya Diplomasi yang Belum Membuahkan Hasil

Washington dan Teheran telah mengadakan pembicaraan di Islamabad, Pakistan, dua minggu lalu, namun gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Negosiasi tersebut dilakukan setelah Pakistan menengahi gencatan senjata selama dua minggu pada 8 April, yang kemudian diperpanjang. Saat ini, upaya untuk menggelar putaran pembicaraan selanjutnya terus dilakukan, namun belum ada tanda-tanda kemajuan signifikan.

Ketegangan di Selat Hormuz diperkirakan akan terus berlanjut, mengingat sikap Iran yang tidak mau mengembalikan kondisi selat ke pra-perang. Situasi ini menuntut solusi diplomatik yang lebih intensif dari komunitas internasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga