LineShine Kembalikan China ke Puncak Superkomputer Dunia
China kembali menempatkan superkomputernya di posisi teratas dunia setelah mesin bernama LineShine mencatat performa komputasi tertinggi dalam daftar TOP500 ke-67. Superkomputer yang dipasang di Pusat Komputasi Super Nasional China di Shenzhen itu melampaui mesin-mesin unggulan Amerika Serikat dan menjadi sistem tercepat di dunia untuk pertama kalinya sejak China terakhir menduduki posisi tersebut pada 2017.
Spesifikasi dan Performa LineShine
LineShine mulai beroperasi pada paruh pertama 2026. Mesin ini diklaim mampu mencapai kecepatan 2,198 exaFLOPS. Satu exaFLOP setara dengan satu kuintiliun atau 10 pangkat 18 operasi floating-point per detik. Dengan capaian tersebut, LineShine menjadi satu-satunya superkomputer di dunia yang melampaui 2 exaFLOPS per detik.
Dampak dan Signifikansi
Pencapaian ini menandai kebangkitan China dalam persaingan superkomputer global setelah terakhir kali menjadi nomor satu pada 2017. LineShine tidak hanya mengalahkan rekor performa tetapi juga menunjukkan kemampuan China dalam mengembangkan teknologi komputasi berkinerja tinggi secara mandiri. Kecepatan 2,198 exaFLOPS memungkinkan simulasi dan analisis data yang sangat kompleks, mendukung riset di bidang iklim, farmasi, kecerdasan buatan, dan lainnya.



