Idul Adha 2026 Serentak, HNW Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam
Idul Adha 2026 Serentak, HNW Apresiasi Ormas Islam

Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia secara resmi menetapkan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada 18 Mei 2026. Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid, menyambut baik kesepakatan seluruh organisasi masyarakat (ormas) Islam dalam penetapan Hari Raya Idul Adha tersebut.

Apresiasi terhadap Kesepakatan Ormas Islam

Dalam konferensi pers usai Sidang Isbat Penetapan 1 Zulhijah di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, pada Minggu (17/5/2026), Hidayat mengungkapkan rasa syukurnya. "Kami sangat bersyukur bahwa Alhamdulillah Kementerian Agama bisa melanjutkan tradisi yang baik menyelenggarakan sidang isbat, yang kali ini Alhamdulillah menghadirkan kesepakatan dari seluruh ormas yang hadir, dari beragam metode yang hadir, termasuk tadi dari rukyat yang dilakukan oleh warga Indonesia yang telah disumpah," ujarnya.

Hidayat menekankan bahwa meskipun terdapat perbedaan metode dalam penentuan awal dan akhir bulan Zulhijah, namun kali ini semua pihak dapat bersepakat. "Tentu saja ini menggambarkan betapa Bhineka Tunggal Ika selalu juga bisa kita wujudkan, kita Bhineka latar belakang ormas, Bhineka latar belakang metode tentang penentuan awal dan akhir bulan hijriah tetapi kita satu juga, satu umat, satu bangsa satu negara," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ia juga menyampaikan apresiasi DPR RI terhadap aspirasi dan masukan dari seluruh ormas Islam, masyarakat, dan para pakar yang menghasilkan kesepakatan tersebut. "Kami di DPR RI sangat mengapresiasi aspirasi, pendapat, masukan, dari seluruh ormas Islam, dari masyarakat Indonesia, dari para pakar yang kemudian menghadirkan kesepakatan yang tadi sudah diumumkan oleh bapak Menteri Agama," tambahnya.

Ajakan untuk Memaksimalkan 10 Hari Pertama Zulhijah

Dengan dimulainya 1 Zulhijah pada 18 Mei, Hidayat mengajak umat Muslim untuk memperbanyak amal saleh di sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, sesuai dengan hadis Rasulullah. "Kami mengajak kepada seluruh warga bangsa Indonesia khususnya umat Islam untuk memaksimalkan 10 hari pertama ini untuk beramal saleh, untuk mendekatkan, untuk melakukan silaturahim, melakukan kebaikan bagi bangsa, bagi negara, bagi umat," tuturnya.

Penetapan Idul Adha 2026

Sebelumnya, Kemenag RI telah menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada 18 Mei 2026. Dengan demikian, 10 Zulhijah 1447 H atau Hari Raya Idul Adha jatuh pada 27 Mei 2026. Sidang isbat penetapan 1 Zulhijah digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

"Dengan demikian berdasarkan hasil hisab dan adanya laporan hilal tersebut dapat terlihat disepakati bahwa tanggal 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin tanggal 18 Mei 2026 Masehi. Dan demikian Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu 27 Mei 2026," jelas Menag.

Sidang isbat dihadiri oleh perwakilan berbagai ormas Islam dan digelar dalam tiga tahap: pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag, sidang penetapan tertutup bersama tokoh ormas dan instansi terkait, serta konferensi pers hasil sidang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga