Jemaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia 1 Juni, Bertahap hingga Akhir Bulan
Jemaah Haji Pulang ke Indonesia Mulai 1 Juni

Jakarta - Jemaah haji Indonesia mulai dipulangkan ke tanah air pada 1 Juni 2026 setelah puncak ibadah haji di Mina resmi berakhir pada 13 Dzulhijjah 1447 atau Sabtu, 30 Mei. Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf mengumumkan bahwa proses kepulangan akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni.

Kepulangan Bertahap dan Imbauan Kesehatan

Irfan menyampaikan bahwa mulai 1 Juni, jemaah akan kembali ke Indonesia dalam beberapa gelombang. Ia mengimbau para jemaah untuk menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup sebelum penerbangan pulang. Hal ini penting untuk memastikan kondisi fisik tetap prima selama perjalanan.

Layanan Tetap Berlanjut

Meskipun fase Mina telah berakhir, Irfan menegaskan bahwa layanan bagi jemaah haji tetap berjalan. Hal ini karena masih ada jemaah yang harus menyelesaikan tawaf ifadah dan rangkaian ibadah lainnya sebelum kembali ke Indonesia. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi diinstruksikan untuk terus mengawal dan mendampingi jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Antisipasi Kepadatan dan Prioritas Jemaah Rentan

Pendampingan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan di area tawaf dan memastikan jemaah lanjut usia serta kelompok berisiko tinggi mendapatkan perhatian prioritas. Irfan juga mengapresiasi seluruh jemaah haji Indonesia yang telah kooperatif dan tertib mengikuti arahan petugas selama fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Evaluasi Penyelenggaraan Haji

Setelah seluruh proses kepulangan rampung, Kementerian Haji dan Umrah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tahapan layanan. Hasil evaluasi ini akan digunakan sebagai bahan perbaikan untuk penyelenggaraan haji pada tahun-tahun mendatang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga