Bisnis minuman teh yang dimiliki oleh kreator konten populer Jerome Polin, Menantea, secara resmi akan ditutup. Operasional seluruh toko dari merek minuman tersebut direncanakan berakhir pada akhir bulan April tahun 2026 mendatang.
Pengumuman Penutupan dari Keluarga
Pengumuman penutupan ini disampaikan langsung oleh Jehian PS, kakak dari Jerome Polin, melalui sebuah unggahan di media sosial yang dibagikan bersama adiknya, @jeromepolin. Dalam pernyataannya, Jehian menulis bahwa setelah lima tahun beroperasi, Menantea akan melakukan pemberhentian kegiatan operasional seluruh toko pada tanggal 25 April 2026.
"Pelajaran yang sangat berharga. Terima kasih untuk lima tahun ini," tulis Jehian dalam unggahan tersebut, menandakan akhir dari perjalanan bisnis keluarga ini di industri minuman teh.
Refleksi Lima Tahun Perjalanan Bisnis
Menantea, yang didirikan oleh Jerome Polin, telah berjalan selama lima tahun sebelum keputusan penutupan ini diambil. Bisnis ini sempat menjadi salah satu usaha yang cukup dikenal di kalangan penggemar Jerome Polin dan pecinta minuman teh di Indonesia.
Meskipun tidak dijelaskan secara detail alasan di balik penutupan ini, pernyataan dari Jehian mengindikasikan bahwa pengalaman selama lima tahun tersebut dianggap sebagai pelajaran berharga bagi mereka. Penutupan operasional seluruh toko ini menandai babak baru dalam karier bisnis Jerome Polin dan keluarganya.
Dengan rencana penutupan pada April 2026, masih ada waktu bagi pelanggan setia Menantea untuk menikmati produk-produknya sebelum akhirnya toko-toko tersebut berhenti beroperasi. Keputusan ini juga menjadi sorotan dalam dunia bisnis dan hiburan, mengingat popularitas Jerome Polin sebagai figur publik.



