Hoaks BSU Rp 600.000 Mei-Juni 2026, Tautan Phishing Mengintai
Hoaks BSU Rp 600.000, Tautan Phishing Beredar

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) diklaim telah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 600.000 untuk periode Mei-Juni 2026. Klaim ini disebarkan oleh sejumlah akun media sosial Facebook, lengkap dengan tautan yang dikatakan untuk pendaftaran penerima BSU.

Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut adalah hoaks dan tautan yang disertakan merupakan modus phishing untuk mencuri data pribadi. Narasi yang beredar di Facebook mengajak pengguna untuk mengklik tautan yang diklaim sebagai jalur pendaftaran BSU.

Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap unggahan yang beredar. Hasilnya, tidak ada program BSU untuk periode Mei-Juni 2026 yang resmi dari pemerintah. Tautan yang dibagikan mengarah ke situs palsu yang dirancang untuk mencuri informasi sensitif seperti nomor rekening dan data KTP.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modus Phishing

Phishing adalah teknik penipuan daring yang bertujuan mendapatkan data pribadi korban. Dalam kasus ini, pelaku memanfaatkan isu BSU untuk menjebak masyarakat. Kemenaker sendiri telah mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Masyarakat diharapkan selalu memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah dan tidak mengklik tautan mencurigakan. Jika menemukan unggahan serupa, segera laporkan ke pihak berwenang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga