Walt Disney Lakukan Pemutusan Hubungan Kerja Besar-besaran
Walt Disney Co. secara resmi mengumumkan langkah drastis berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 1.000 karyawan di seluruh jajaran perusahaannya. Pengumuman ini disampaikan pada Rabu, 15 April 2026, menandai periode sulit bagi raksasa hiburan global tersebut.
Konsolidasi Divisi Pemasaran Jadi Pemicu Utama
Keputusan PHK ini diumumkan langsung oleh Josh D'Amaro, Kepala Eksekutif Walt Disney yang baru menggantikan Bob Iger. D'Amaro menjelaskan bahwa langkah ini merupakan konsekuensi langsung dari proses konsolidasi divisi pemasaran Disney yang telah dimulai sejak Januari 2026.
"Kami terpaksa mengambil keputusan sulit ini sebagai bagian dari restrukturisasi strategis perusahaan," ujar D'Amaro dalam pernyataannya.
Dampak Luas di Berbagai Bidang Bisnis
PHK diperkirakan akan berdampak signifikan pada beberapa area bisnis utama Disney:
- Bisnis Televisi Tradisional yang berbasis di Burbank, California, termasuk jaringan olahraga ESPN
- Studio Film yang menjadi tulang punggung produksi konten Disney
- Bidang Produk dan Teknologi yang mendukung platform digital perusahaan
- Fungsi Korporat Tertentu yang mengalami penyesuaian struktur
"Ini adalah langkah yang tidak mudah, tetapi diperlukan untuk memastikan kelangsungan dan pertumbuhan Disney di masa depan," tambah D'Amaro.
Restrukturisasi di Tengah Transformasi Industri
PHK massal ini terjadi di tengah transformasi besar-besaran industri hiburan global. Disney, seperti banyak perusahaan media lainnya, sedang menyesuaikan struktur organisasinya dengan lanskap digital yang terus berkembang.
Konsolidasi divisi pemasaran yang memicu PHK ini menunjukkan upaya perusahaan untuk menyederhanakan operasi dan meningkatkan efisiensi di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar streaming dan konten digital.
Para analis memperkirakan langkah restrukturisasi ini mungkin akan berlanjut sebagai bagian dari strategi jangka panjang Disney di bawah kepemimpinan baru Josh D'Amaro.



