Kanwil Ditjenpas Kalsel Cetak Sawah Rakyat 4 Hektare, Wujudkan Pembinaan Pertanian
Kanwil Ditjenpas Kalsel Cetak Sawah Rakyat 4 Hektare

Kanwil Ditjenpas Kalsel Cetak Sawah Rakyat Empat Hektare, Wujudkan Pembinaan Pertanian

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan (Kanwil Ditjenpas Kalsel) secara aktif melaksanakan program strategis dari Kementerian Pertanian, yaitu cetak sawah rakyat. Program ini bertujuan untuk mewujudkan pembinaan pertanian bagi warga binaan pemasyarakatan, sekaligus mendukung upaya mencapai swasembada pangan di tingkat nasional.

Penanaman Perdana di Desa Pagatan Besar

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalsel, Mulyadi, menyatakan bahwa penanaman padi perdana telah dilaksanakan di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, di Banjarmasin, seperti dilaporkan oleh Antara.

Luas lahan yang dikelola dalam program ini mencapai sekitar 20 hektare, dengan rincian 10 hektare berasal dari lahan hibah dan 10 hektare lainnya dari pinjam pakai. Namun, pada tahap awal, penanaman difokuskan pada area seluas empat hektare sebagai proyek percontohan untuk pengembangan kawasan pertanian yang produktif.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Orientasi Pembinaan Karakter dan Keterampilan

Menurut Mulyadi, program pembinaan pertanian ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi semata. Lebih dari itu, kegiatan ini berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan bagi warga binaan pemasyarakatan.

"Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan kerja, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat," terang Mulyadi.

Implementasi Asta Cita dan Dukungan Ketahanan Pangan

Program cetak sawah rakyat ini juga merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Selain itu, program ini selaras dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sumber daya yang dimiliki oleh pemasyarakatan.

"Sehingga, pemasyarakatan tidak hanya berperan dalam aspek pembinaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan ketahanan pangan masyarakat," kata Mulyadi.

Transformasi Lahan dan Sinergi Antar-Instansi

Mulyadi mengungkapkan bahwa lahan yang saat ini dimanfaatkan merupakan hasil dari proses panjang yang tidak mudah. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi vegetasi galam telah berhasil diolah menjadi lahan pertanian produktif berkat kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa melalui sinergi dan semangat gotong royong antar-instansi, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama hingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Target Nasional dan Fokus di Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan menjadi salah satu fokus utama dalam program cetak sawah rakyat ini. Program nasional menargetkan pembukaan 500 ribu hektare lahan baru secara bertahap dari 14 provinsi yang ditunjuk oleh Kementerian Pertanian, dengan tujuan mengoptimalkan lahan tidur dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Dengan demikian, inisiatif Kanwil Ditjenpas Kalsel ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi pembinaan warga binaan, tetapi juga turut berkontribusi pada ketahanan pangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga