Mendes Serahkan 4 Juta Bibit Kelapa dan Pinang untuk Investasi Jangka Panjang di Sumbar
Mendes Serahkan 4 Juta Bibit Kelapa dan Pinang di Sumbar

Mendes Yandri Susanto Serahkan 4 Juta Bibit Pohon untuk Masyarakat Sumatera Barat

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, secara resmi menyerahkan bantuan sebanyak dua juta bibit kelapa dan dua juta bibit pinang kepada warga masyarakat Kampung Sirambang, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Penyerahan simbolis ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 4 April 2026, dalam sebuah agenda kunjungan kerja yang penuh makna.

Investasi Jangka Panjang untuk Ekonomi dan Lingkungan

Dalam sambutannya, Yandri Susanto menekankan bahwa penanaman bibit kelapa dan pinang ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Kedua jenis tanaman ini merupakan bentuk investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan, tidak hanya dari aspek ekonomi semata, tetapi juga dari sudut pandang ekologi dan ketahanan pangan nasional.

"Dua produk ini enak Bapak/Ibu, sekali tanam hampir untuk selama-lamanya. Dua bibit pohon kelapa, bisa ratusan tahun pohonnya itu berbuah. Bisa bermanfaat juga untuk anak-cucu kita. Termasuk pinang. Dan itu bagian dari kelestarian alam kita," tegas Yandri Susanto dalam keterangan resminya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menteri yang berasal dari Bengkulu Selatan ini menjelaskan bahwa pohon kelapa dan pinang memiliki siklus hidup yang panjang, sehingga dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. Program ini juga sejalan dengan upaya pelestarian alam dan penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.

Kunjungan Kerja ke Sumatera Barat dan Inspirasi dari Bung Hatta

Lebih lanjut, Yandri Susanto mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah bosan untuk melakukan kunjungan kerja ke wilayah Sumatera Barat. Alasannya, Tanah Minang dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak pemikir dan pendiri bangsa (founding fathers) Republik Indonesia yang sangat berpengaruh, salah satunya adalah Muhammad Hatta atau Bung Hatta.

Dalam arahan yang disampaikannya, Yandri banyak mengutip pokok-pokok pikiran Bung Hatta yang sangat berpihak pada pembangunan desa dan ekonomi kerakyatan. Pemikiran Hatta tentang desa didasarkan pada prinsip kemajuan ekonomi dan kesetaraan sosial antara desa dan kota, serta tegaknya prinsip dasar demokrasi di tingkat desa.

"Republik Indonesia hadir berkat tokoh-tokoh besar dari Sumatera Barat. Salah satunya adalah Bung Hatta, yang punya tagline luar biasa buat desa. Indonesia tidak akan terang dengan obor monas di Jakarta, tetapi Indonesia akan terang dengan lilin-lilin yang menyala di setiap desa," pungkas mantan Wakil Ketua MPR RI tersebut.

Dengan demikian, penyerahan bibit ini tidak hanya sekadar bantuan fisik, tetapi juga mengandung nilai filosofis yang mendalam, menginspirasi pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga