Drama Korea 21st Century Grand Prince's Wife Akan Revisi Naskah Akibat Kontroversi Sejarah
Drakor 21st Century Grand Prince's Wife Revisi Naskah

Drama Korea berjudul 21st Century Grand Prince's Wife kembali menjadi perbincangan hangat setelah menuai kontroversi terkait dugaan distorsi sejarah. Pihak penerbit buku naskah drama tersebut, O'FAN HOUSE, mengumumkan bahwa mereka akan melakukan revisi terhadap isi scriptbook setelah menerima kritik dari publik.

Pengumuman Resmi dari Penerbit

Melalui media sosial resminya pada 16 Mei, O'FAN HOUSE menyatakan bahwa mereka tengah berdiskusi dengan tim produksi mengenai sejumlah istilah seremonial dalam drama yang dianggap perlu diperbaiki. Penerbit juga memastikan bahwa revisi akan diterapkan pada cetakan berikutnya.

Kontroversi yang Muncul

Kontroversi ini bermula dari penggunaan istilah-istilah sejarah yang dinilai tidak akurat oleh sejarawan dan penggemar drama. Banyak pihak yang mengkritik bahwa penggambaran upacara kerajaan dalam drama tersebut menyimpang dari fakta sejarah. Hal ini memicu gelombang protes di media sosial, memaksa tim produksi untuk mengambil tindakan korektif.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Langkah Selanjutnya

O'FAN HOUSE berjanji akan bekerja sama dengan para ahli sejarah untuk memastikan keakuratan konten. Revisi ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan penonton dan menjaga integritas sejarah Korea. Drama ini sendiri masih tayang dan mendapat perhatian besar dari pecinta drama Korea di seluruh dunia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga