Aktor legendaris Robert De Niro kembali melontarkan sindiran pedas kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Momen itu terjadi saat ia tampil di episode terbaru acara bincang-bincang The Late Show with Stephen Colbert, yang merupakan episode terakhir sebelum penutupan program tersebut pada 20 Mei waktu setempat.
Momen Sindiran di Episode Akhir
Dalam perbincangannya bersama Stephen Colbert, De Niro menyelipkan lelucon yang menyinggung berkas kasus Jeffrey Epstein yang hingga kini masih menjadi kontroversi di Amerika Serikat. Awalnya, De Niro menggantikan posisi Colbert sebagai pembawa acara dan mengajukan pertanyaan khas yang sering digunakan sang host kepada para tamunya.
De Niro dengan cerdik memanfaatkan format acara untuk menyampaikan kritik terhadap Trump. Ia menyebut bahwa kasus Epstein masih menyisakan banyak pertanyaan, dan secara implisit mengaitkannya dengan pemerintahan Trump. Sindiran tersebut disambut tawa dan tepuk tangan dari penonton yang hadir di studio.
Penampilan De Niro di The Late Show menjadi salah satu momen yang paling dinantikan, mengingat aktor pemenang Oscar ini dikenal vokal dalam mengkritik kebijakan Trump. Episode tersebut juga menjadi penutup yang emosional bagi para penggemar setia acara yang telah berjalan selama bertahun-tahun.
Stephen Colbert sendiri mengaku terhormat bisa mewawancarai De Niro di episode terakhirnya. Ia menyebut De Niro sebagai ikon Hollywood yang tidak pernah ragu untuk menyuarakan pendapatnya. Colbert juga menambahkan bahwa sindiran De Niro kepada Trump adalah salah satu momen paling berkesan dalam kariernya sebagai pembawa acara.
Kasus Jeffrey Epstein sendiri masih menjadi sorotan publik, terutama setelah dokumen-dokumen terkait dirilis dan menyebut sejumlah nama tokoh berpengaruh. De Niro, yang dikenal aktif dalam isu-isu sosial, menggunakan panggung The Late Show untuk kembali mengingatkan publik akan pentingnya keadilan dan transparansi.
Penampilan De Niro ini juga menjadi viral di media sosial, dengan banyak warganet yang memuji keberaniannya. Beberapa pihak mengkritiknya, namun mayoritas mendukung langkah De Niro yang dianggap sebagai bentuk kebebasan berekspresi.
Dengan berakhirnya The Late Show with Stephen Colbert, penonton kehilangan salah satu acara bincang-bincang yang kerap menghadirkan kritik sosial dan politik. Namun, momen seperti yang dilakukan De Niro akan terus dikenang sebagai bagian dari warisan acara tersebut.



