Ashanty Tak Henti Belajar, Usai Doktor Lanjut Kuliah Hukum S1
Ashanty Usai Doktor Lanjut Kuliah Hukum S1

Ashanty Tak Henti Belajar, Usai Doktor Lanjut Kuliah Hukum S1

Penyanyi terkenal Ashanty ternyata belum puas dengan pencapaian akademiknya yang akan segera meraih gelar doktor. Ia justru berencana untuk kembali duduk di bangku kuliah, kali ini mengambil program studi hukum pada jenjang Strata 1 (S1). Rencana ini diungkapkannya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu, 22 April 2026.

Motivasi dari Kepedulian Sosial

Ashanty, yang berusia 39 tahun, menjelaskan bahwa keputusannya untuk melanjutkan pendidikan di bidang hukum bukan tanpa alasan yang kuat. Ia mengaku telah lama menaruh perhatian besar terhadap isu-isu kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak-anak di Indonesia. Perhatian ini bahkan telah ia wujudkan dalam bentuk konten podcast yang secara aktif ia garap dan sebarkan kepada publik.

"Karena aku kan selama ini buat podcast tentang perempuan dan anak soal kekerasan. Jadi aku harus ambil jurusan hukum ini," ujar Ashanty dengan penuh semangat. Ia merasa bahwa dengan mempelajari hukum secara formal, ia akan memiliki dasar pengetahuan yang lebih kuat dan kredibel untuk terus mengadvokasi serta menyuarakan perlindungan bagi kelompok rentan tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jalan Panjang Pendidikan Ashanty

Perjalanan pendidikan Ashanty memang patut diacungi jempol. Sebelumnya, ia telah melalui proses panjang untuk meraih gelar doktor, yang sebentar lagi akan resmi ia kantongi. Proses tersebut tidak mudah, bahkan sempat membuatnya menangis lega setelah lulus ujian tertutup S3. Namun, semangat belajarnya tak pernah padam.

Dengan rencana baru ini, Ashanty membuktikan bahwa belajar adalah proses seumur hidup yang tidak mengenal batas usia atau status sosial. Ia ingin terus mengembangkan diri dan kontribusinya bagi masyarakat, khususnya dalam isu hukum dan perlindungan perempuan serta anak.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Keputusan Ashanty untuk mengambil jurusan hukum diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas. Beberapa poin yang dapat dicatat antara lain:

  • Inspirasi bagi publik: Ashanty menunjukkan bahwa siapa pun dapat terus belajar dan berkontribusi, terlepas dari kesibukan atau profesi yang dijalani.
  • Penguatan advokasi: Dengan pengetahuan hukum yang memadai, ia dapat lebih efektif dalam menyuarakan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui podcast maupun platform lainnya.
  • Peningkatan kesadaran: Langkah ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk peduli dan terlibat dalam upaya pencegahan kekerasan di masyarakat.

Ashanty berharap, dengan bekal ilmu hukum yang akan ia peroleh, ia dapat menjadi bagian dari solusi dalam menangani masalah sosial yang kompleks ini. Ia siap menjalani perjalanan akademik baru dengan tekad yang bulat, membuktikan bahwa "tidak ada kata terlambat untuk belajar".

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga