Kapolsek Polwan Pimpin Penggerebekan Penjualan Obat Keras Ilegal di Bogor
Kapolsek Polwan Gerebek Penjualan Obat Keras Ilegal di Bogor

Kapolsek Polwan Pimpin Penggerebekan Penjualan Obat Keras Ilegal di Bogor

Polisi berhasil menggagalkan peredaran obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan menangkap dua pelaku berinisial F dan B. Operasi penggerebekan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kemang, AKP Yulita Herawati, yang turun tangan menyeret salah satu penjual obat terlarang tersebut.

Operasi Penggerebekan dan Peran Kapolsek

AKP Yulita Herawati, sebagai Kapolsek Kemang, memimpin aksi penggerebekan yang dilakukan pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam pernyataannya, dia mengonfirmasi bahwa dua pelaku telah diamankan karena terlibat dalam penjualan obat keras tanpa izin edar. "Telah diamankan dua orang pelaku penjual obat keras dengan identitas F dan B," ujar Yulita pada Kamis, 23 April 2026.

Operasi ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan aktivitas jual beli obat keras di Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Bogor. Menanggapi laporan tersebut, Polsek Kemang Bogor segera bergerak untuk memverifikasi dan menindaklanjuti informasi yang diterima.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Detail Penangkapan dan Barang Bukti

Kedua tersangka, F dan B, memiliki peran berbeda dalam jaringan penjualan obat keras ilegal ini. Tersangka F bertindak sebagai penjual langsung, sementara tersangka B berperan sebagai pengintai dan pengarah pembeli. Meskipun mereka membagi tugas dengan sistematis, ketelitian petugas di lapangan berhasil menghentikan aksi mereka.

Sebagai barang bukti, polisi menyita ribuan butir obat keras ilegal, termasuk:

  • 1.170 butir tramadol
  • 1.300 butir pil Y
  • 1.295 butir hexymer
  • 991 butir trihex
  • 1 pak plastik klip
  • 2 tas selempang
  • 2 tas gendong
  • Rp 328 ribu uang hasil penjualan

Barang bukti ini menunjukkan skala peredaran obat keras yang cukup signifikan di wilayah tersebut.

Proses Hukum dan Apresiasi Masyarakat

Kedua pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Kemang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi, yang dianggap sebagai bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menegaskan komitmennya melalui akun Instagram @kapolresbogor. "Kami tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang merusak kesehatan masyarakat dan masa depan generasi muda di Bumi Tegar Beriman dengan obat-obatan terlarang ini!" pernyataan tegasnya menunjukkan upaya serius pihak kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba.

Operasi ini menandai keberhasilan aparat dalam menindak kejahatan narkoba, sekaligus menyoroti peran penting Kapolsek Polwan dalam memimpin aksi penegakan hukum di tingkat lokal.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga