JAKARTA - Musisi ternama Maia Estianty mengungkapkan alasan kuat di balik keputusannya untuk tetap aktif berjualan secara online, meskipun dirinya telah dikenal sebagai figur publik yang berkecukupan secara finansial dan memiliki suami yang juga merupakan pengusaha sukses. Dalam sebuah penampilan di acara Need A Talk, Maia dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada yang keliru dengan pilihannya untuk terus bekerja dan berkarya, sekalipun status ekonominya sudah berada di level yang sangat mapan.
Menepis Stigma dan Menyindir Kaum Rebahan
Maia tidak segan menyampaikan kritik pedas terhadap budaya malas atau yang sering disebut sebagai "kaum rebahan". Dengan nada tegas, ia menyindir, "Lu kaum rebahan, males aja," menegaskan bahwa sikap malas-malasan bukanlah pilihan yang patut dibanggakan dalam kehidupan. Ia menekankan bahwa kerja keras dan produktivitas tetap menjadi nilai penting, terlepas dari kondisi keuangan seseorang.
Contoh dari Lingkungan Terdekat
Sebagai bukti konkret, Maia mengangkat contoh dari suaminya sendiri, yang meskipun telah memiliki kekayaan dan aset yang melimpah, tetap menunjukkan semangat kerja yang tinggi. "Suami aku aja yang udah punya banyak aja masih mau kerja. Sampai hari ini masih kerja jualan jam tangan," ucapnya. Pernyataan ini ia gunakan untuk memperkuat argumen bahwa bekerja bukan sekadar soal kebutuhan ekonomi, tetapi juga tentang dedikasi, passion, dan kontribusi terhadap masyarakat.
Pesan Motivasi untuk Masyarakat
Dengan pengakuannya ini, Maia Estianty ingin menyampaikan pesan motivasi yang mendalam kepada publik. Ia berharap kisahnya dapat menginspirasi banyak orang untuk tidak cepat berpuas diri dan terus mengembangkan potensi, tanpa terpaku pada stigma atau pandangan negatif tentang bekerja meski sudah berada dalam kondisi finansial yang baik. Baginya, kerja adalah bagian dari identitas dan cara untuk tetap relevan serta produktif di tengah dinamika kehidupan.



