Hoaks Netanyahu Punya Pengawal Muslimah yang Tewas Dibunuh
Hoaks Netanyahu Punya Pengawal Muslimah Tewas Dibunuh

KOMPAS.com - Sebuah narasi yang mengklaim bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memiliki pengawal pribadi seorang muslimah bernama Nada Faskhkon yang tewas dibunuh telah beredar di media sosial sejak pertengahan April 2026. Klaim ini juga menyebutkan bahwa banyak muslim dan muslimah yang memilih menjadi tentara Israel.

Penyebaran Klaim

Narasi tersebut muncul di sejumlah unggahan media sosial dan disertai dengan foto seorang perempuan yang mengenakan seragam militer dengan bendera Israel. Dalam foto tersebut, perempuan itu tampak mengenakan jilbab putih yang menutupi rambutnya sambil menenteng senjata yang tidak diketahui modelnya. Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim ini tidak dapat diverifikasi kebenarannya.

Fakta di Balik Foto

Foto yang digunakan dalam unggahan tersebut tidak memiliki kaitan dengan klaim yang disebarkan. Tim pemeriksa fakta Kompas.com menemukan bahwa foto tersebut telah digunakan dalam konteks yang berbeda sebelumnya. Tidak ada bukti yang mendukung keberadaan pengawal muslimah bernama Nada Faskhkon yang bertugas untuk Netanyahu.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selain itu, klaim bahwa banyak muslim dan muslimah menjadi tentara Israel juga tidak didukung oleh data yang valid. Informasi ini dinilai menyesatkan dan berpotensi memicu kesalahpahaman di masyarakat.

Kesimpulan

Berdasarkan pemeriksaan fakta, klaim bahwa Netanyahu memiliki pengawal muslimah yang tewas dibunuh adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya dan selalu melakukan cek fakta sebelum menyebarkan berita.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga