Hujan Deras di Solo Picu Banjir, Ratusan Rumah Terendam di Delapan Kelurahan
Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Raya semalam telah menyebabkan banjir signifikan, dengan ratusan rumah di delapan kelurahan dilaporkan terendam air. Kejadian ini terjadi pada Rabu dini hari, 15 April 2026, dan berdampak luas pada pemukiman warga.
Kronologi dan Dampak Banjir
Menurut laporan dari Basarnas Solo, air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 00.02 WIB. Humas Basarnas Solo, Aditya, mengonfirmasi bahwa delapan kelurahan terdampak dengan ketinggian air yang bervariasi. "Ketinggian air bervariasi, salah satunya mencapai setinggi panggul orang dewasa, dan ada pula yang berkisar antara 80 hingga 120 sentimeter," jelas Aditya saat dihubungi.
Kelurahan yang terdampak banjir meliputi:
- Pajang
- Joyosuran
- Tipes
- Joyontakan
- Bumi
- Sondakan
- Kratonan
- Panularan
Banjir ini menyebabkan sejumlah warga harus dievakuasi untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Penyebab dan Respons Darurat
Aditya menyebutkan bahwa penyebab utama banjir adalah hujan deras yang berdurasi lama di sekitar Solo Raya, yang mengakibatkan genangan air di beberapa titik lokasi. "Hujan deras yang berlangsung lama ini memicu banjir genangan di berbagai area," ujarnya.
Saat ini, warga yang terdampak banjir telah mengungsi di kantor kelurahan setempat untuk mendapatkan bantuan dan perlindungan sementara. Tim Basarnas dan pihak terkait terus memantau situasi untuk memastikan keselamatan warga dan penanganan darurat yang efektif.
Insiden ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana di daerah rawan banjir, terutama selama musim hujan. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.



