Gangguan perjalanan KRL rute Tanah Abang-Serpong menyebabkan penumpang menumpuk di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan. Situasi ini membuat para penumpang kebingungan karena kesulitan mendapatkan moda transportasi alternatif, termasuk ojek online.
Penumpang Mengeluhkan Sulitnya Memesan Ojol
Indah, seorang penumpang yang hendak pulang ke kosnya di Jurangmangu, mengaku kebingungan setelah KRL mengalami gangguan. Ia juga kesulitan memesan ojek online karena banyaknya penumpang lain yang juga mencoba memesan.
"Iya (lagi pesen ojol), tapi nggak dapet-dapet," ujar Indah saat ditemui di Stasiun Kebayoran, Senin (4/5/2026).
Indah naik KRL dari Tanah Abang sejak pukul 16.30 WIB. Ia tidak mengetahui bahwa KRL yang ditumpanginya hanya sampai Stasiun Kebayoran akibat gangguan sinyal. "Awalnya nggak (tahu), terus cari tahu katanya ada gangguan sinyal, sampe sekarang nggak ada-ada keretanya," tuturnya.
Hingga saat ini, Indah masih bingung memilih transportasi untuk pulang karena ia tinggal sendiri di kos dan tidak ada yang bisa menjemput. "Nggak ada yang jemput, ngekos soalnya. Mau nunggu aja," katanya.
Penumpang Lain Juga Mengalami Hal Serupa
Maya, penumpang lain, juga mengalami kesulitan yang sama. Ia naik KRL dari Stasiun Tanah Abang dan sudah diberitahu bahwa kereta hanya akan berhenti di Stasiun Kebayoran. Namun, Maya tidak menyangka bahwa waktu tunggu untuk kereta normal kembali akan cukup lama.
Sampai saat ini, Maya memilih menunggu hingga kereta kembali normal. "Ada gangguan kesamber petir ya katanya. Belum, mau coba nunggu," imbuhnya.
Gangguan ini menyebabkan penumpukan penumpang di Stasiun Kebayoran, dan banyak yang memilih duduk di lantai sambil menunggu kepastian. Petugas stasiun terus berupaya memberikan informasi terkini kepada para penumpang.



