Tumpukan sampah di Jalan Pegangsaan Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengalami kebakaran pada Kamis (23/4/2026) dini hari. Peristiwa ini dilaporkan ke Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta pada pukul 03.38 WIB. Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 40 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Proses Pemadaman Berlangsung Lama
Proses pemadaman dimulai pada pukul 03.52 WIB. Hingga hampir 12 jam kemudian, petugas masih berupaya maksimal memadamkan titik-titik api yang masih menyala di lokasi yang menyerupai tempat pembuangan sampah (TPS) tersebut. Asap dan api masih terlihat muncul dari tumpukan sampah. Asap pekat membumbung tinggi dari lokasi, memicu kepanikan warga sekitar.
Petugas command center Dinas Gulkarmat Jakarta menyatakan bahwa proses pendinginan masih berlangsung hingga pukul 14.51 WIB. "Masih dalam pendinginan ya," ujarnya saat dikonfirmasi.
Tantangan di Lapangan
Dalam proses pendinginan, petugas damkar mengurai dan menyemprot material yang terbakar untuk memastikan api tidak menyala kembali. Mereka menyisir seluruh area yang terbakar. Proses pendinginan telah dilakukan sejak pukul 05.44 WIB atau sekitar sembilan jam sebelumnya. Petugas mengaku akan bekerja hingga tuntas, mengingat cuaca panas yang dapat memicu penyalaan kembali.
"Kerja kami sampai tuntas bukan hanya ada asap dan api, kami urai satu persatu tumpukan-tumpukan sampah yang akan menimbulkan penyalaan kembali mengingat cuaca sekarang lagi panas-panasnya," tambah petugas tersebut.
Dampak pada Warga
Bau menyengat asap kebakaran menyebar hingga ke permukiman penduduk karena terbawa angin. Asap cukup pekat masih terlihat di lokasi. Beberapa warga terlihat menutup hidung dan mulut menggunakan masker atau kain seadanya untuk mengurangi paparan asap. Aktivitas di sekitar lokasi pun terganggu akibat kebakaran tersebut.
Kondisi medan yang tidak rata serta panas ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi petugas damkar dalam proses pemadaman. Kepulan asap hitam pekat di udara membuat jarak pandang berkurang. Hingga berita ini diturunkan, kronologi kebakaran belum diketahui.



