Usai Demo, Mahasiswa UNY Diajak Bertemu Direktur Kemahasiswaan
Mahasiswa UNY Diajak Bertemu Usai Demo

Koordinator aliansi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dani Egison, mengungkapkan bahwa ia telah dihubungi oleh pihak kampus setelah aksi demonstrasi yang digelar pada 24 Juni 2026. Dalam pesan singkat yang diterima Kompas.com pada Senin (29/6/2026), Dani menyatakan bahwa Direktur Kemahasiswaan UNY mengirimkan pesan suara (VN) yang memintanya untuk tidak melakukan pergerakan lebih lanjut. Pihak kampus berencana mengadakan pertemuan pada pekan depan untuk mengklarifikasi situasi pasca-demo.

Kronologi Aksi dan Tuntutan Mahasiswa

Aliansi mahasiswa UNY sebelumnya berencana menggelar aksi teatrikal di tangga gedung rektorat sebagai bentuk protes. Mereka memasang spanduk yang berisi sejumlah tuntutan, salah satunya adalah mencegah pendirian dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis) di lingkungan kampus. Aksi tersebut dihadang oleh pihak kampus, dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Hukum, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd., terlibat debat dengan massa mahasiswa.

Respons Pihak Kampus

Dani Egison menjelaskan bahwa pesan dari Direktur Kemahasiswaan bersifat persuasif, meminta agar tidak ada pergerakan lanjutan sebelum pertemuan resmi dilaksanakan. “Kalau dari saya sendiri sebagai koordinator cuman dapat pesan VN dari Direktur Kemahasiswaan untuk tidak membuat pergerakan apapun, dan akan mengadakan pertemuan di minggu depan atau depanya lagi untuk meng-clear-kan situasi,” ungkap Dani.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak dan Langkah Selanjutnya

Pertemuan yang dijadwalkan pekan depan diharapkan dapat menjadi wadah dialog antara mahasiswa dan pihak universitas untuk mencari solusi atas tuntutan yang disampaikan. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak UNY mengenai hasil pertemuan tersebut. Aksi mahasiswa ini menjadi sorotan karena melibatkan isu kebijakan kampus yang dinilai kontroversial oleh sebagian kalangan mahasiswa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga