HP Pria di Jakpus Dijambret saat Tunggu Taksi Online, Limit Paylater Dikuras
HP Pria di Jakpus Dijambret, Limit Paylater Dikuras

Kasus penjambretan handphone (HP) seorang warga di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat (Jakpus), viral di media sosial. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut dan memburu pelaku jambret.

Kronologi Kejadian

Peristiwa penjambretan itu terjadi pada Minggu (7/6) di kawasan Benhil, Kecamatan Tanah Abang, Jakpus. Korban, seorang pria, sedang berdiri di pinggir jalan menunggu taksi online (taksol) yang akan menjemputnya. Ia tampak didampingi seorang wanita di sisinya.

Tiba-tiba, seorang pengendara sepeda motor yang mengenakan jaket hijau seperti ojek online (ojol) melintas dari belakang korban dan langsung merampas HP-nya. Pemotor itu langsung tancap gas meninggalkan lokasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Aksi Pembobolan Paylater

Setelah mencuri HP, pelaku disebut berhasil membobol sistem pengaman HP korban dan menguras batas (limit) pinjaman uang paylater melalui aplikasi dompet digital dan e-commerce. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.

Laporan ke Polisi

Korban telah melaporkan kasus ini ke Polsek Tanah Abang. Polisi kini melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

“Keterangan Kasat Reskrim, korban sudah melaporkan kejadiannya ke Polsek Tanah Abang dan kasusnya dalam proses penyelidikan,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakpus, Iptu Erlyn Sumantri, Jumat (19/6/2026).

Polisi masih melengkapi petunjuk dan alat bukti dengan meminta keterangan saksi-saksi serta mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk menangkap pelaku.

“Betul, intinya Unit Reskrim Polsek Tanah Abang sedang bekerja untuk penyelidikan, kasusnya masih didalami,” ujar dia.

Tanggapan Grab Indonesia

Dalam postingan di akun Instagram @jakartapusat.info, pihak Grab Indonesia memberikan komentar terkait peristiwa tersebut. Grab menyatakan ikut mendalami kasus penjambretan yang viral itu.

“Kami turut prihatin atas insiden yang terjadi dalam video tersebut. Saat ini, kami telah menerima laporan langsung dari pelapor terkait dan tengah menindaklanjutinya secara serius melalui proses penelusuran oleh tim kami,” tulis Grab lewat akun @grabid.

“Grab senantiasa berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna, serta akan bekerja sama dengan pihak berwajib apabila diperlukan dalam proses tindak lanjut laporan ini,” tambahnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap aksi kejahatan jalanan, terutama saat menggunakan ponsel di tempat umum.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga