Kapolres Jaktim Kunjungi Kampus, Bahas Sinergi Polisi-Akademisi untuk Kamtibmas
Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Borobudur di wilayah Jakarta Timur pada Selasa (21/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk membahas kerja sama kelembagaan antara kepolisian dan dunia akademik, sekaligus merencanakan tindak lanjut melalui forum diskusi bersama yang melibatkan kedua belah pihak.
Perguruan Tinggi sebagai Mitra Strategis Polri
Dalam pertemuan tersebut, Alfian menekankan bahwa perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis Polri dalam memberikan kontribusi pemikiran, edukasi publik, serta solusi terhadap berbagai dinamika sosial yang terjadi di masyarakat. "Sinergi antara Polri dan institusi pendidikan sangat penting untuk membangun kolaborasi yang positif. Kampus dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran, edukasi, dan solusi terhadap berbagai dinamika sosial di masyarakat," ujar Alfian dalam keterangan resminya pada Rabu (22/4/2026).
Dia menambahkan bahwa hasil dari pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pelaksanaan focus group discussion (FGD). Forum diskusi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan akademisi, serta melahirkan gagasan dan rekomendasi yang konstruktif bagi kepentingan masyarakat.
Kolaborasi untuk Menciptakan Kamtibmas yang Kondusif
Alfian menjelaskan bahwa melalui FGD, diharapkan tercipta rekomendasi yang mendukung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif di Jakarta Timur. "Melalui forum itu, diharapkan lahir gagasan dan rekomendasi yang konstruktif bagi kepentingan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif," katanya.
Selain kerja sama dengan akademisi, Kapolres Jaktim juga melakukan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Menurut Alfian, upaya ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Timur, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran.
"Kami juga menjalin kerja sama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan, sebagai sabuk kamtibmas di wilayahnya masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bisa dilakukan secara bersama-sama," jelas Alfian.
Langkah Konkret untuk Pencegahan Gangguan Sosial
Kolaborasi ini tidak hanya bersifat diskusi, tetapi juga diarahkan pada langkah-langkah konkret untuk pencegahan gangguan sosial. Alfian berpendapat bahwa dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan sebagai "sabuk kamtibmas", diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib di setiap wilayah.
Kunjungan Kapolres Jaktim ke Universitas Borobudur ini menandai komitmen kepolisian untuk membangun hubungan yang erat dengan institusi pendidikan, sebagai bagian dari strategi holistik dalam menangani dinamika sosial dan meningkatkan keamanan masyarakat di Jakarta Timur.



