Kawanan begal bersenjata golok merampas motor seorang pelajar di siang hari bolong di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan viral di media sosial. Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut.
Korban Lapor Polisi
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut. "Iya, (korban) sudah laporan. Kita sedang proses penyelidikan, Insyaallah secepatnya kami tangkap pelakunya," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (25/5/2026).
Rekaman CCTV
Dalam rekaman CCTV yang dilihat detikcom, tampak dua pria yang diduga pelaku begal berjalan kaki di kawasan pemukiman. Mereka sempat melewati sejumlah anak kecil dan berjalan menuju jalur yang di sampingnya dipenuhi pepohonan. Tak lama kemudian, korban melintas menggunakan motor. Korban berhenti di jalan menikung dan terdengar teriakan begal dari lokasi tersebut.
Kronologi Kejadian
Kanit Reskrim Polsek Cileungsi Iptu Ari Badau Dwi Haryanto menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban baru pulang sekolah dari SMA 2 Negeri Setu dan mengendarai motor seorang diri. "Anak itu pulang dari sekolah, sekolahnya di SMA 2 Negeri Setu, sedang perjalanan arah Cipenjo, jadi kejadian itu di perbatasan tapi masuk wilayah Cileungsi. Kejadian hari Sabtu jam 12.00 siang," kata Ari.
Dua pelaku bersembunyi di semak-semak dan mencegat korban. Mereka menodong korban dengan golok dan mengancam akan membacok jika tidak menyerahkan motornya. "Saat itu pelaku langsung mencegat dan menodong korban. Pelakunya dua orang, salah satunya yang menodong, kalau pengakuan korban ditodongnya pakai golok. Korban sempat turun lari minta tolong, tapi nggak ada yang datang nolongin. Terus pelaku bawa kabur motornya itu," beber Ari.
Korban tidak mengalami luka fisik, namun mendapat ancaman serius. "Jadi korban ditodong, kalau untuk korban luka sih tidak ada. Cuma memang ada ancaman, 'turun nggak, kalau nggak (turun) saya bacok nih'," imbuhnya.
Penyelidikan Polisi
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan. Mereka telah mengamankan rekaman CCTV untuk mencari petunjuk dan identitas pelaku. "Kita sudah cek dan olah TKP, kita juga sudah amankan CCTV. Sekarang sedang penyelidikan, mudah-mudahan segera terungkap nih pelakunya. Lokasinya (TKP) memang agak jauh dari pemukiman, itu agak kebun-kebun gitu," kata Ari.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan. Kasus ini menjadi peringatan akan pentingnya keamanan di lingkungan sekitar.



